Bupati Dharmasraya Sambut Dandim Baru, Apresiasi Pengabdian Letkol Joko Stradona

Bupati Dharmasraya Sambut Dandim Baru, Apresiasi Pengabdian Letkol Joko Stradona

Acara Penyambutan Dandim Baru di Dharmasraya

Plat Merah – Pada Senin, 20 Juli 2026, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menyelenggarakan upacara resmi di Auditorium Pulau Punjung untuk menyambut Komandan Kodim (Dandim) 0310 SSD yang baru, Letkol Inf Dicky Sakti Yuda Maulana. Acara ini juga menjadi forum penyerahan jabatan dari Letkol CZI Joko Stradona, yang selama tiga tahun terakhir memimpin Kodim tersebut. Bupati Annisa Suci Ramadhani membuka sambutan dengan menyoroti kontribusi Stradona dalam memperkuat hubungan sipil‑militer serta menekankan pentingnya kesinambungan program pembangunan yang telah dirintis.

Profil Letkol CZI Joko Stradona

Letkol CZI Joko Stradona menapaki karier militer sejak tahun 2002, dengan spesialisasi di bidang logistik dan operasi kemanusiaan. Sebelum ditugaskan ke Kodim 0310 SSD, ia pernah memimpin satuan TNI di Sumatera Barat yang terlibat dalam penanggulangan bencana banjir pada 2022. Penempatan di Dharmasraya memberikan ia ruang untuk mengintegrasikan misi pertahanan dengan program pembangunan desa, sebuah pendekatan yang kemudian dikenal sebagai TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).

Program Utama di Bawah Kepemimpinan Stradona

Selama masa jabatannya, Stradona mengeksekusi serangkaian proyek yang menargetkan peningkatan aksesibilitas, sanitasi, dan kualitas hidup masyarakat. Berikut rangkuman utama yang dicapai:

ProgramLokasiDurasiManfaat Utama
Pembangunan Jalan TMMDNagari Sungai Kambut4 km (2025‑2026)Meningkatkan konektivitas antara Trans‑1 dan Trans‑2, mempercepat distribusi hasil pertanian.
Rehabilitasi Rumah Tidak Layak HuniSeluruh Kecamatan Dharmasraya12 bulan (2025‑2026)Menurunkan angka rumah tidak layak hingga 78%.
Penyediaan Sarana Air BersihNagari Ampang Kuranji6 bulan (2025)Menyediakan 1.200 liter air per hari bagi 3.500 penduduk.
Perbaikan MusalaNagari Sembilan Koto3 bulan (2024‑2025)Meningkatkan fasilitas ibadah bagi komunitas Muslim setempat.
Jembatan Gantung Ampang KuranjiAmpang Kuranji8 bulan (2025‑2026)Mempermudah mobilitas penduduk di wilayah pegunungan.
Jembatan Armco di Sembilan KotoKecamatan Sembilan Koto5 bulan (2025)Mengurangi waktu tempuh antara desa-desa utama.

Analisis Dampak Sosial‑Ekonomi

Berbagai program di atas tidak hanya meningkatkan infrastruktur fisik, tetapi juga menstimulasi pertumbuhan ekonomi lokal. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Dharmasraya, produk domestik regional bruto (PDRB) pada kuartal kedua 2026 mencatat kenaikan 3,2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sebagian dipicu oleh peningkatan aktivitas perdagangan di pasar tradisional yang kini lebih mudah diakses.

  • Aksesibilitas: Jalan baru memotong waktu tempuh dari pasar tradisional ke pelabuhan Sungai Kampar sebesar 45 menit.
  • Kesempatan Kerja: Proyek infrastruktur menciptakan sekitar 350 lapangan kerja sementara bagi tenaga kerja lokal.
  • Kesehatan Masyarakat: Penyediaan air bersih menurunkan kasus diare pada anak di bawah lima tahun sebesar 18% dalam satu tahun.

Kronologi Penting Selama Masa Tugas Stradona

  1. Juli 2023 – Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Pemerintah Kabupaten dan Kodim 0310 SSD.
  2. September 2023 – Peluncuran program TMMD pertama di Nagari Sungai Kambut.
  3. Februari 2024 – Penyelesaian rehabilitasi rumah tidak layak huni di tiga desa percontohan.
  4. Mei 2025 – Penyelesaian Jembatan Gantung Ampang Kuranji, menjadi simbol sinergi militer‑sipil.
  5. Desember 2025 – Penyerahan dua unit jembatan Armco ke Kecamatan Sembilan Koto.
  6. 20 Juli 2026 – Upacara serah terima jabatan dan sambutan Dandim baru, Letkol Inf Dicky Sakti Yuda Maulana.

Harapan dan Rencana Dandim Baru

Letkol Inf Dicky Sakti Yuda Maulana menegaskan komitmen untuk melanjutkan dan memperluas capaian pendahulunya. Dalam pidatonya, ia menyoroti tiga pilar utama:

  • Koordinasi Intensif dengan Bupati, Forkopimda, dan tokoh masyarakat untuk mengidentifikasi prioritas pembangunan selanjutnya.
  • Penguatan Keamanan melalui patroli gabungan, khususnya di wilayah perbatasan yang rawan konflik agraria.
  • Inovasi Program seperti “TNI Mobile Health Unit” yang direncanakan akan mengunjungi desa‑desa terpencil setiap bulan.

Selain itu, Dandim baru berjanji akan meningkatkan fasilitas logistik di Markas Kodim, termasuk penyediaan kendaraan off‑road yang dapat menanggulangi kondisi medan yang menantang di Dharmasraya.

Dampak Jangka Panjang bagi Pemerintah Kabupaten

Sinergi antara Kodim 0310 SSD dan pemerintah daerah membuka peluang bagi peningkatan investasi swasta. Investor di sektor agribisnis melihat potensi ekspor komoditas seperti padi dan kelapa sawit yang kini lebih mudah dijangkau berkat jaringan jalan yang lebih baik. Pemerintah Kabupaten, melalui Dinas Perindustrian, telah menyiapkan insentif pajak bagi perusahaan yang menancapkan pabrik pengolahan di zona ekonomi khusus (KEK) yang terletak dekat dengan jalur transportasi baru.

Di sisi lain, keberadaan Dandim yang aktif dalam program sosial meningkatkan rasa aman warga, yang pada gilirannya menurunkan tingkat migrasi penduduk ke kota-kota besar. Menurut survei Bappeda Dharmasraya pada Juni 2026, 68% responden menyatakan puas dengan keamanan dan layanan publik yang didukung oleh TNI.

Penutup

Acara penyambutan Dandim baru bukan sekadar seremonial, melainkan titik balik bagi kolaborasi berkelanjutan antara institusi militer dan pemerintahan daerah. Pengabdian Letkol CZI Joko Stradona telah menorehkan jejak yang jelas: infrastruktur yang lebih baik, kualitas hidup yang meningkat, dan rasa kebersamaan yang kuat antara TNI dengan masyarakat. Dengan kepemimpinan Letkol Inf Dicky Sakti Yuda Maulana, harapan akan melanjutkan, bahkan memperluas, warisan tersebut menjadi sangat realistis. Dharmasraya kini berada pada posisi strategis untuk menatap masa depan yang lebih maju, aman, dan sejahtera, berkat sinergi yang terus terjaga antara pertahanan dan pembangunan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup