Netherlands vs Uzbekistan: Kemenangan Pahit Oranje di Balik Layar
Plat Merah – Pertandingan uji coba Netherlands vs Uzbekistan yang digelar di New York pada 8 Juni 2026 menjadi sorotan tajam menjelang Piala Dunia 2026. Meski skuad asuhan Ronald Koeman menang tipis 2-1, penampilan yang kurang meyakinkan justru memicu kekhawatiran publik. Dua gol penalti Cody Gakpo—termasuk gol kemenangan pada menit ke-98—menjadi penyelamat, namun catatan statistik menunjukkan dominasi yang tidak sepenuhnya dimanfaatkan. Pertandingan Netherlands vs Uzbekistan ini menjadi cermin bagi persiapan Oranje yang masih belum stabil.
Dalam laga tertutup tanpa penonton itu, Belanda sejatinya diunggulkan karena berada di peringkat 43 posisi lebih tinggi dari Uzbekistan di ranking FIFA. Namun, kenyataannya mereka kesulitan menembus pertahanan lawan. Tijjani Reijnders, gelandang yang baru bergabung dengan Manchester City, tampil mengecewakan dengan melewatkan dua peluang emas, hanya memenangkan satu duel, dan sukses memberikan dua dari enam umpan ke kotak penalti. Performa ini menimbulkan tanda tanya besar mengingat Reijnders diharapkan menjadi motor serangan Belanda di turnamen utama. Kekhawatiran Koeman terhadap minimnya menit bermain Reijnders di City tampaknya beralasan, dan laga Netherlands vs Uzbekistan justru mempertegas masalah tersebut.
Kekacauan khas Oranje kembali terlihat. Sebelumnya, Belanda juga kalah 0-1 dari Aljazair di Rotterdam, di mana pemain Feyenoord, Anis Hadj Moussa, mencetak gol indah di kandangnya sendiri. Dalam laga melawan Uzbekistan, kartu merah Guus Til karena handsball ganda menjadi bukti lain bahwa disiplin tim masih rapuh. Kiper Bart Verbruggen bahkan harus ditarik keluar karena cedera, menambah daftar masalah fisik pemain. Meski demikian, Koeman tetap memberikan kepercayaan penuh kepada Reijnders dengan menurunkannya sebagai starter, menandakan bahwa ia masih menjadi andalan meski performanya di klub kurang memuaskan.
Di sisi lain, kemenangan ini setidaknya memberikan sedikit suntikan moral. Cody Gakpo, yang namanya mulai dikaitkan dengan transfer, membuktikan ketajamannya dengan dua gol penalti. Rekan setimnya di Liverpool, Virgil van Dijk dan Ryan Gravenberch, juga bermain penuh 90 menit. Namun, pertahanan Belanda masih rentan, seperti yang terlihat saat Uzbekistan mampu menciptakan beberapa peluang berbahaya. Pertandingan Netherlands vs Uzbekistan ini menjadi pengingat bahwa Oranje belum siap bersaing dengan tim-tim besar seperti Spanyol, Argentina, atau Prancis, yang justru difavoritkan oleh banyak pengamat memenangkan Piala Dunia.
Menjelang laga perdana melawan Jepang pada 11 Juni, Koeman harus segera merapikan lini tengah dan pertahanan. Netherlands vs Uzbekistan mungkin hanya laga uji coba, tetapi hasil dan performa yang ditunjukkan bisa menjadi indikator awal kegagalan jika tidak segera dibenahi. Publik Belanda, yang dikenal optimis, tetap berharap tim kesayangan mereka bisa tampil mengejutkan di Amerika Utara. Namun, dengan segudang masalah yang terlihat, perjalanan Oranje di Piala Dunia 2026 diprediksi akan penuh onak dan duri.
Kesimpulannya, meski menang, Belanda harus segera memperbaiki banyak aspek jika ingin melangkah jauh. Ketergantungan pada momen individu seperti Gakpo tidak akan cukup menghadapi lawan-lawan tangguh. Laga kontra Uzbekistan menjadi wake-up call yang harus segera direspons oleh Koeman dan anak asuhnya sebelum terlambat.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.










