MotoGP 2026 – Ducati Menolak Tekan Marc Marquez yang Masih Kelelahan, Fokus pada Pemulihan
Plat Merah – MotoGP 2026 – Ducati menolak tekan Marc Marquez yang masih kelelahan. Manajer tim Davide Tardozzi menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah memulihkan kondisi fisik Marquez, bukan memaksanya mengejar gelar juara dunia. Meski Marquez baru saja meraih grand slam di MotoGP Hungaria, Ducati tetap berhati-hati karena sang pembalap masih dalam masa pemulihan cedera bahu.
Marc Marquez mengaku belum siap untuk bersaing memperebutkan gelar MotoGP 2026. Meski menang dominan di GP Hungaria, ia menegaskan bahwa performanya belum konsisten. “Saya tidak merasa bahwa saya sudah siap untuk bertarung (berebut juara dunia). Akhir pekan ini, ya (kami kompetitif). Namun saat di Mugello, kami tertinggal 10 detik di belakang pemimpin balapan. Jadi, mari kita lihat nanti,” ujar Marquez.
Kemenangan di Hungaria memang mengesankan. Marquez berhasil meraih pole, memenangi sprint race, grand prix, dan mencatat lap tercepat. Ini adalah grand slam pertamanya musim ini. Namun, kondisi fisiknya masih jauh dari 100 persen. Cedera bahu yang diderita sejak kecelakaan di Lombok tahun lalu masih membayangi. Bahkan, ia harus menjalani operasi tambahan setelah jatuh di GP Prancis.
Ducati sendiri tidak ingin mengulang strategi comeback seperti Pecco Bagnaia pada 2022. Saat itu Bagnaia mampu membalikkan keadaan dari tertinggal 91 poin menjadi juara. Namun, Tardozzi menegaskan bahwa Marquez berbeda kondisinya. “Kita memikirkannya nanti. Untuk sekarang, sekali lagi, kami ingin dia kembali ke jalur yang benar, karena Marc kelelahan. Dia masih punya beberapa kendala. Jadi, yang terpenting ia kembali ke kondisi fisik prima,” ujar Tardozzi.
MotoGP 2026 – Ducati menolak tekan Marc Marquez yang masih kelelahan. Sikap ini menunjukkan bahwa tim pabrikan Italia itu lebih mengutamakan kesehatan jangka panjang pembalapnya daripada hasil instan. Marquez sendiri mengakui bahwa kemenangan di Hungaria terasa sangat mahal karena ia harus memaksakan diri. “Saya sengaja memaksakan diri comeback di Mugello demi mempersiapkan diri menghadapi MotoGP Hungaria. Karakteristik Balaton Park yang banyak tikungan kiri lebih cocok dengan kondisi fisik saya saat ini,” jelas Marquez.
Kini Marquez berada di peringkat kelima klasemen dengan 108 poin, tertinggal 72 poin dari pemimpin klasemen Marco Bezzecchi. Dengan 14 seri tersisa, peluang masih terbuka. Namun, Marquez memilih realistis. “Semuanya akan sangat bergantung pada hasil di Brno dan Assen, lalu setelah itu pada jeda musim panas. Saya masih harus mencapai level 100 persen yang baru dalam diri saya,” tambahnya.
MotoGP 2026 – Ducati menolak tekan Marc Marquez yang masih kelelahan. Keputusan ini patut diacungi jempol karena menunjukkan bahwa Ducati tidak ingin mengorbankan kesehatan pembalap demi gelar. Marquez sendiri bertekad untuk terus membaik. “Kami tahu bahwa hal terpenting baginya adalah kembali ke kondisi 100 persen,” tutup Tardozzi.
Dengan pendekatan yang hati-hati, Ducati berharap Marquez bisa kembali ke performa terbaiknya secara bertahap. Jika itu terjadi, bukan tidak mungkin ia akan kembali menjadi ancaman serius di paruh kedua musim. Namun, untuk saat ini, fokus utama adalah pemulihan. MotoGP 2026 – Ducati menolak tekan Marc Marquez yang masih kelelahan, dan itu adalah keputusan yang bijak.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.









