Shin Tae-yong Beri Syarat Keras untuk Pemain Persija Jakarta: Tidak Ada Tempat untuk Ego Besar

Shin Tae-yong Beri Syarat Keras untuk Pemain Persija Jakarta: Tidak Ada Tempat untuk Ego Besar

Plat Merah – Pelatih baru Persija Jakarta, Shin Tae-yong, memberikan pernyataan tegas terkait kriteria pemain yang akan ia bawa ke skuad Macan Kemayoran. Shin menegaskan bahwa ia hanya akan bekerja sama dengan pemain yang memiliki etos kerja tinggi, rela berkorban, dan tidak memiliki ego besar. Syarat ini menjadi filosofi utama Shin dalam membangun tim untuk musim 2026-2027.

Shin Tae-yong resmi ditunjuk sebagai pelatih Persija pada awal Juni 2026. Mantan pelatih Timnas Indonesia itu dikenal sebagai sosok yang menjunjung tinggi disiplin. Dalam pernyataan resmi yang dikutip dari laman PT Liga Indonesia Baru (ILeague), Kamis (18/6/2026), Shin menekankan pentingnya sikap rendah hati dan kerja keras. “Kami butuh pemain yang mau berkorban untuk tim,” ujar Shin.

Peringatan keras Shin ini muncul di tengah perombakan besar-besaran skuad Persija. Beberapa pemain senior seperti Riko Simanjuntak, Hansamu Yama, dan Alfriyanto Nico telah resmi dilepas klub. Ketiganya diumumkan hengkang melalui akun Instagram resmi Persija pada 17 Juni 2026. Riko yang telah membela Persija sejak 2018 dan menjadi bagian penting gelar juara Liga 1 2018, harus meninggalkan klub setelah masa pinjamannya di PSS Sleman. Hansamu yang bergabung pada 2022 dan sempat dipinjamkan ke Arema FC, juga dilepas. Sementara Alfriyanto Nico, produk muda Persija, harus pergi setelah beberapa kali dipinjamkan.

Selain itu, Hanif Sjahbandi juga resmi berpisah dengan Persija melalui skema mutual termination, meskipun kontraknya masih berlaku hingga 2027. Sementara itu, bek asing Paulo Ricardo dikabarkan hampir mencapai kesepakatan kontrak baru dan berpeluang menjadi pemain asing pertama yang dipertahankan di era Shin Tae-yong.

Presiden Persija, Mohamad Prapanca, mengapresiasi kontribusi para pemain yang hengkang. “Mereka adalah bagian dari perjalanan penting klub ini dan kontribusi mereka akan selalu menjadi bagian dari cerita Macan Kemayoran,” ujarnya dalam pernyataan resmi klub. Prapanca menegaskan bahwa perpisahan ini adalah dinamika sepakbola profesional.

Dengan pernyataan Shin Tae-yong dan perombakan skuad yang masif, Persija Jakarta tampaknya tengah bersiap membangun tim baru yang lebih disiplin dan bermental juara. Shin berharap para pemain yang bertahan dan yang akan datang dapat memenuhi standar tinggi yang ia tetapkan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup