Piala Dunia 2026: Haiti Pulang dengan Kepala Tegak Usai Perlawanan Epik Lawan Maroko

Piala Dunia 2026: Haiti Pulang dengan Kepala Tegak Usai Perlawanan Epik Lawan Maroko

Plat Merah – Piala Dunia 2026: Haiti pulang dengan kepala tegak setelah memberikan perlawanan sengit kepada Maroko dalam laga terakhir Grup C. Meski harus mengakui keunggulan Maroko 2-4 di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Kamis (25/6/2026), performa Haiti layak mendapat pujian. Pelatih Sebastien Migne menegaskan bahwa timnya meninggalkan turnamen dengan rasa bangga.

“Kami hampir membuat sejarah di Piala Dunia ini. Dan meskipun kami tidak menang, kami ingin pergi dengan kepala tegak. Dan itulah yang kami lakukan,” ujar Migne, dikutip dari FIFA. Haiti, yang tampil di Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1974, memang menunjukkan semangat juang yang luar biasa.

Piala Dunia 2026: Haiti pulang dengan kepala tegak, namun perjalanan mereka di grup ini sungguh dramatis. Haiti membuka keunggulan pada menit kesembilan melalui gol bunuh diri kiper Maroko, Yassine Bounou. Keunggulan itu bertahan hingga menit ke-39, saat Achraf Hakimi menyamakan kedudukan. Namun, Haiti kembali memimpin lewat gol Wilson Isidor pada menit ke-43, hanya untuk disamakan lagi oleh Ismael Saibari menjelang turun minum.

Memasuki babak kedua, Maroko yang lebih berpengalaman mulai mendominasi. Soufiane Rahimi pada menit ke-78 dan Gessime Yassine pada menit ke-89 memastikan kemenangan 4-2 bagi Singa Atlas. Hasil ini membuat Maroko lolos ke babak 32 besar sebagai runner-up Grup C dengan tujuh poin, sementara Haiti finis di dasar klasemen tanpa poin.

Meski tanpa poin, penampilan Haiti di Piala Dunia 2026 menjadi kebanggaan tersendiri. Mereka mampu merepotkan lawan-lawannya, termasuk Brasil yang sebelumnya menang 3-0. Piala Dunia 2026: Haiti pulang dengan kepala tegak, dan semangat ini diharapkan menjadi modal bagi perkembangan sepak bola Haiti di masa depan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Haiti bisa bersaing di level tertinggi. Meski hasilnya belum maksimal, kami belajar banyak dan akan kembali lebih kuat,” tambah Migne. Dengan pengalaman berharga ini, Haiti optimis dapat tampil lebih baik di turnamen mendatang.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup