Dinamo Zagreb vs Thun: Laga Penentu di Stadion Maksimir, Siapa yang Lolos?
Plat Merah – Pertandingan Dinamo Zagreb vs Thun pada leg kedua babak kualifikasi kedua Liga Champions UEFA musim 2026/27 akan menjadi laga penentu bagi kedua tim. Setelah bermain imbang 1-1 pada leg pertama di Swiss, Dinamo Zagreb kini menjamu Thun di Stadion Maksimir, Selasa malam (28/7/2026). Laga ini menjadi krusial karena hanya kemenangan yang bisa mengantarkan salah satu tim melaju ke babak selanjutnya.
Pada leg pertama, Thun tampil lebih dominan di babak pertama dan unggul lebih dulu. Namun, Dinamo Zagreb menunjukkan mental juara dengan menyamakan kedudukan melalui gol Miha Zajc pada menit ke-86. Hasil imbang tersebut membuat Dinamo Zagreb vs Thun masih terbuka lebar, dan kini tuan rumah diuntungkan dengan bermain di hadapan pendukung sendiri.
Dinamo Zagreb datang dengan modal positif. Tim asuhan Mario Kovačević tidak terkalahkan dalam 19 pertandingan terakhir di semua kompetisi. Catatan kandang mereka juga impresif: hanya sekali kalah di Stadion Maksimir sepanjang tahun 2026. Pengalaman bermain di kompetisi Eropa menjadi nilai lebih bagi Dinamo Zagreb, yang sudah terbiasa menghadapi tekanan di panggung Eropa.
Di sisi lain, Thun juga tidak boleh diremehkan. Tim asal Swiss itu berhasil mengawali musim Liga Super Swiss dengan kemenangan 3-1 atas Luzern, meski melakukan rotasi besar-besaran pada delapan posisi. Pelatih Gian-Luca Privitelli menegaskan bahwa timnya siap memberikan perlawanan. Namun, masalah besar Thun terletak pada lini belakang yang belum mencatatkan clean sheet dalam 14 pertandingan kompetitif beruntun. Catatan ini bisa menjadi celah yang dimanfaatkan Dinamo Zagreb.
Dalam duel Dinamo Zagreb vs Thun, faktor kebugaran juga menjadi sorotan. Liga Kroasia masih libur, sehingga Dinamo Zagreb memiliki waktu istirahat lebih panjang. Sebaliknya, Thun harus menjalani tiga pertandingan dalam seminggu. Namun, Privitelli menolak menjadikan itu sebagai alasan. “Kami akan memanfaatkan situasi sebaik mungkin. Tidak ada alasan,” ujarnya.
Dinamo Zagreb diperkirakan akan menurunkan Dion Drena Beljo sebagai ujung tombak utama. Beljo gagal mencetak gol pada leg pertama, tetapi ia tetap menjadi andalan di lini depan. Di lini tengah, Miha Zajc, Sandro Kulenović, dan Mislav Oršić siap menjadi kreator serangan. Sementara itu, Thun harus kehilangan Mats Seiler karena cedera, namun Marc Gutbub yang tampil impresif pada laga akhir pekan lalu siap menjadi pembeda dari bangku cadangan.
Bagi Thun, laga ini adalah misi berat. Bermain di kandang lawan yang dipenuhi puluhan ribu suporter fanatik menjadi ujian mental. Namun, jika mereka mampu bertahan dan memanfaatkan peluang, bukan tidak mungkin Thun mencuri kemenangan. “Kami harus lebih baik lagi. Jika kami menjalankan rencana permainan, kami bisa merepotkan mereka,” kata Privitelli.
Di sisi lain, Dinamo Zagreb juga harus waspada. Mereka kehilangan gelandang kreatif Luka Stojkovic yang masih menjalani sanksi kartu merah. Meski demikian, kedalaman skuad yang dimiliki Dinamo Zagreb diyakini mampu menutupi absennya Stojkovic.
Pada akhirnya, Dinamo Zagreb vs Thun akan menjadi pertarungan antara pengalaman dan determinasi. Dinamo Zagreb diunggulkan berkat rekor kandang dan kualitas individu pemain. Namun, Thun telah menunjukkan bahwa mereka bisa bersaing. Satu gol bisa mengubah segalanya. Siapa yang akan lolos? Jawabannya akan diketahui Selasa malam nanti.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.













