Pendaki Legendaris Nirmal Purja Tewas saat Ekspedisi Broad Peak Pakistan

Pendaki Legendaris Nirmal Purja Tewas saat Ekspedisi Broad Peak Pakistan

PlatMerah.com, Pakistan – Pendaki legendaris asal Nepal, Nirmal “Nimsdai” Purja, meninggal dunia akibat tertimbun longsoran salju saat memimpin ekspedisi di Broad Peak, Pakistan. Perusahaan penyelenggara ekspedisi, Elite Exped, mengonfirmasi kabar duka ini pada Sabtu (18/07).

Fakta Utama Kejadian

Nirmal Purja dan sembilan pendaki lainnya dilaporkan hilang sejak Kamis (30/07) setelah longsoran salju menerjang Broad Peak, gunung setinggi 8.051 meter di wilayah Gilgit-Baltistan, Pakistan. Broad Peak merupakan gunung tertinggi ke-12 di dunia dan dikenal sebagai salah satu jalur pendakian paling menantang.

Lokasi para korban telah ditemukan melalui bantuan drone dan pengintaian udara. Namun, evakuasi belum bisa dilakukan karena medan yang sangat berbahaya dan keterbatasan teknologi penyelamatan di wilayah tersebut.

Profil Nirmal Purja

Nirmal Purja adalah mantan prajurit Gurkha yang kemudian bergabung dengan pasukan elite Inggris, Special Boat Service (SBS), sebelum beralih menjadi pendaki profesional. Ia dikenal luas karena berhasil memecahkan rekor dunia dengan mendaki 14 puncak gunung tertinggi di dunia (14 Peaks) hanya dalam waktu enam bulan enam hari pada tahun 2019.

Prestasi tersebut mengangkat namanya ke tingkat internasional dan kisahnya diangkat dalam film dokumenter Netflix berjudul “14 Peaks: Nothing Is Impossible”.

Proses Pencarian dan Evakuasi

Menurut pernyataan resmi dari otoritas Pakistan dan tim penyelamat, posisi para korban sudah teridentifikasi. Namun, medan yang ekstrem dan belum adanya teknologi penyelamatan seperti long-line rescue yang biasa digunakan di Nepal membuat evakuasi menjadi sangat berisiko bagi tim penyelamat.

Wakil Direktur Departemen Pariwisata Gilgit-Baltistan menyatakan operasi pencarian dan evakuasi masih berlangsung dengan prioritas keselamatan personel.

Dampak dan Reaksi

Kematian Nirmal Purja meninggalkan duka mendalam di kalangan pendaki dunia dan masyarakat Nepal. Perdana Menteri Nepal, Balendra Shah, menyampaikan belasungkawa serta mengapresiasi keberanian dan dedikasi Purja yang menginspirasi banyak orang.

Ucapan duka juga datang dari Menteri Pertahanan Inggris, Wes Streeting, yang mengenang Purja sebagai sosok inspiratif yang telah mengabdi di Angkatan Bersenjata Inggris sebelum meraih prestasi luar biasa di bidang pendakian gunung.

Korban Longsoran Salju

Selain Purja, sembilan pendaki lain juga menjadi korban. Mereka berasal dari berbagai negara, yakni enam warga Nepal, satu dari Pakistan, Oman, Amerika Serikat, dan China.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan risiko tinggi yang melekat dalam aktivitas pendakian gunung di daerah ekstrem seperti Broad Peak.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup