Warga Padati Bandara Hang Nadim, Rela Jalan 3 Km demi Lihat Jet Tempur F-16

Warga Padati Bandara Hang Nadim, Rela Jalan 3 Km demi Lihat Jet Tempur F-16

PlatMerah.com, Batam – Ribuan warga memadati Bandara Hang Nadim, Batam, pada Minggu (28/7/2026) untuk menyaksikan secara langsung enam pesawat tempur F-16 milik TNI Angkatan Udara (TNI AU). Antusiasme masyarakat begitu tinggi hingga banyak yang rela berjalan kaki sejauh tiga kilometer akibat kemacetan di sekitar lokasi.

Antusiasme Masyarakat Menyaksikan Jet Tempur F-16

Meski cuaca terik menyelimuti kawasan Bandara Hang Nadim, semangat warga tidak surut. Mereka memadati area apron Terminal Cargo sejak pagi untuk melihat pesawat tempur F-16 Fighting Falcon yang dipamerkan. Banyak pengunjung memilih memarkir kendaraan jauh dari lokasi dan berjalan kaki demi dapat menyaksikan kegiatan yang digelar sebagai bagian dari Open Base TNI AU ini.

Anak-anak hingga orang dewasa tampak bersemangat mengabadikan momen di dekat pesawat dengan tetap mematuhi area yang telah ditetapkan oleh petugas. Mustainah, salah satu pengunjung yang datang bersama keluarga, mengatakan sengaja mengajak anaknya untuk melihat pesawat tempur secara langsung saat libur.

Kehadiran Dua Skadron Jet Tempur

Kegiatan ini merupakan bagian dari kunjungan dua skadron TNI AU, yaitu Skadron Udara 3 dari Madiun dan Skadron Udara 16 dari Pekanbaru, yang mengoperasikan pesawat tempur F-16. Masyarakat dapat menyaksikan aktivitas pesawat mulai dari persiapan, lepas landas, hingga pendaratan di Bandara Hang Nadim.

Panglima Komando Operasi Udara (Pangkoopsau) Marsda TNI Djoko Hadipurwanto menyatakan bahwa kehadiran TNI AU di tengah masyarakat bertujuan mendekatkan institusi tersebut sekaligus memperkenalkan alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang dimiliki.

“Kita hadir di Batam untuk berada di tengah masyarakat agar mereka mengenal TNI AU dan pesawat yang kita miliki,” ujar Djoko. Ia menambahkan bahwa seluruh alutsista merupakan milik masyarakat karena pengadaannya dari uang negara.

Fasilitas dan Protokol Keamanan

Selama kegiatan, masyarakat diperbolehkan mendekati pesawat dan berfoto dengan tetap mematuhi batas keamanan yang telah ditentukan. Kru dan pilot TNI AU turut mendampingi pengunjung di area sekitar pesawat.

“Masyarakat diizinkan merapat dan berfoto di jarak yang aman dengan pendampingan kru dan pilot,” jelas Djoko. Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini tidak dipungut biaya, karena pesawat merupakan milik masyarakat.

Latihan Operasi Terintegrasi Trimatra

Kedatangan dua skadron F-16 di Batam juga terkait dengan pelaksanaan latihan operasi terintegrasi Trimatra yang melibatkan TNI Angkatan Darat, Laut, dan Udara. Latihan ini menggabungkan ketiga matra untuk meningkatkan sinergi dalam operasi bersama.

Djoko menjelaskan bahwa pesawat F-16 yang hadir terdiri dari varian F-16 AB dan F-16 CD yang telah mengalami peningkatan kemampuan melalui program Mid-Life Upgrade (MLU). Kegiatan ini berlangsung hingga 5 Agustus 2026 dan diharapkan menjadi sarana edukasi agar masyarakat lebih mengenal peran TNI AU dalam menjaga kedaulatan wilayah udara Indonesia.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup