Wisatawan di Pantai Lombok Tewas Terjatuh saat Selfie di Tebing
PlatMerah.com, Lombok Tengah – Seorang wisatawan wanita bernama Sabila meninggal dunia setelah terjatuh dari tebing saat sedang berfoto selfie di kawasan Pantai Semeti, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Minggu (28/8/2026).
Fakta Utama Insiden
<pMenurut Koordinator Unit Siaga SAR Mandalika, Gde Eka Suarjana, peristiwa terjadi sekitar pukul 12.00 WITA saat korban bersama tiga rekannya tengah berwisata di lokasi tersebut. Saat mengambil foto, Sabila terjatuh dari tebing dan terbawa ombak laut.
Tiga rekannya segera memberikan pertolongan sambil meminta bantuan dari warga sekitar dan nelayan setempat. Laporan kejadian diterima Unit Siaga SAR Mandalika tidak lama setelah itu, dan tim penyelamat diberangkatkan sekitar pukul 13.15 WITA.
Pada pukul 13.45 WITA korban berhasil ditemukan dan dievakuasi oleh nelayan, kemudian dibawa ke Klinik Selong Medical Service untuk mendapatkan penanganan medis. Meskipun sempat mendapat perawatan, korban akhirnya meninggal dunia. Sementara itu, tiga rekannya selamat namun mengalami luka dan syok.
Kondisi Lokasi dan Risiko
Pantai Semeti dikenal memiliki tebing karang yang curam dan ombak yang cukup besar, sehingga menjadi lokasi dengan risiko tinggi bagi pengunjung yang beraktivitas dekat bibir tebing atau garis pantai. Kondisi tersebut meningkatkan bahaya terutama saat pengambilan foto di area berbahaya.
Imbauan Keselamatan dari SAR Mandalika
Gde Eka Suarjana mengingatkan wisatawan agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkunjung ke kawasan pantai, terutama di lokasi dengan medan berbahaya seperti tebing dan gelombang tinggi:
- Hindari mengambil foto di dekat tebing tanpa pengamanan yang memadai.
- Perhatikan kondisi alam seperti ombak dan angin yang dapat membahayakan.
- Jangan mengabaikan faktor keselamatan demi mendapatkan foto menarik.
- Selalu ikuti petunjuk dan peringatan dari petugas atau warga setempat.
Kesadaran dan Pencegahan
Insiden ini menjadi pengingat penting tentang risiko aktivitas selfie di lokasi wisata yang berbahaya. Wisatawan disarankan untuk lebih waspada dan tidak mengambil risiko berlebihan saat berfoto di tempat yang memiliki potensi kecelakaan tinggi.
Selain itu, pengelola dan pihak terkait di kawasan wisata di Lombok diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan dengan menyediakan rambu peringatan dan pengamanan yang memadai guna mengurangi potensi kecelakaan serupa di masa depan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.













