Kepemimpinan Aditya Antarkan Paskibra SMAN Jenggawah untuk Torehkan Prestasi

Kepemimpinan Aditya Antarkan Paskibra SMAN Jenggawah untuk Torehkan Prestasi

Plat Merah – Jember, 23 Juni 2026 – Di balik kemenangan Paskibra SMAN Jenggawah (Passmanjah) yang meraih Juara Madya 2 LKBB Kandita Season 2 tingkat Jawa Timur, tersembunyi kisah kepemimpinan luar biasa yang dijalani Aditya Hadi Fahrizal. Dalam wawancara eksklusif dengan program SKENA (Siaran Edukasi Anak Muda) di Sore Ceria RRI Pro 2 Jember, Jumat (19/6), Ketua Umum Passmanjah mengungkap perjalanan inspiratif tim yang berangkat dari keterbatasan waktu latihan hingga menjadi contoh penerapan manajemen tim yang efektif.

Tim di Bawah Tekanan Waktu

Ketika sebagian besar tim kompetisi baris-berbaris memiliki bulan-bulan untuk memersiapkan diri, Passmanjah harus mengandalkan persiapan intensif hanya selama tujuh hari. Tantangan ini semakin kompleks dengan struktur tim yang terdiri dari 63 anggota, termasuk anggota senior yang harus terlebih dahulu melatih junior sebelum berfokus pada tim inti.

IndikatorData
Durasi Persiapan7 hari
Jumlah Anggota63 orang
Jenis KompetisiLKBB Kandita Season 2

Strategi Kepemimpinan Aditya

“Saya belajar bahwa kepemimpinan bukan soal memberi perintah, melainkan tentang membangun sinergi,” ujar Aditya. Dalam wawancara yang berlangsung selama 45 menit, ia menguraikan tiga prinsip utama yang diterapkan:

  1. Manajemen Waktu Taktis: Setiap sesi latihan dijadwalkan maksimal 90 menit dengan interval 15 menit untuk evaluasi
  2. Sistem Pembinaan Hierarkis: Senior berperan sebagai mentor untuk 2-3 junior
  3. Penguatan Mental: Latihan dilengkapi dengan sesi motivasi sebelum dan setelah baris-berbaris

Kunci keberhasilan ini terlihat dalam peningkatan performa dari 65% kepatuhan dasar pada hari pertama latihan menjadi 98% pada saat tampil di kompetisi.

Dampak Luas Terhadap Pendidikan Karakter

Prestasi ini menciptakan gelombang efek domino dalam sistem pendidikan Jember. Sekolah lain mulai meniru model pembinaan yang diterapkan Passmanjah, terutama dalam aspek:

  • Integrasi pembelajaran teori dan praktik kepemimpinan
  • Pengembangan kurikulum soft skill melalui latihan baris-berbaris
  • Pembentukan tim khusus perekrutan anggota paskibra berbasis bakat

Kronologi Perjalanan Kompetisi

TanggalKegiatan
10-16 JuniLatihan intensif di lapangan sekolah
17 JuniEvaluasi terakhir dan simulasi kompetisi
19 JuniWawancara SKENA RRI Pro 2
25-27 JuniKompetisi LKBB Kandita di Surabaya

Prospek dan Warisan Prestasi

Langkah ini menjadi batu loncatan bagi Paskibra SMAN Jenggawah yang berencana menyelenggarakan LKBB Jastrawira (Latihan Ketrampilan Baris-Berbaris Jatim Sejahtera) pada September 2026. Kompetisi ini akan mencakup:

  • 150 peserta dari SD, SMP, dan SMA se-Jawa Timur
  • Bentuk lomba: Parade gerakan, akurasi gerakan, dan kekompakan tim
  • Hadiah total Rp30 juta untuk juara 1-3

“Kami ingin menunjukkan bahwa prestasi bisa diraih melalui konsistensi, bukan hanya bakat alami,” tegas Aditya yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Asosiasi Paskibra Jatim. Pesan ini terbukti melahirkan dampak nyata: tingkat perekrutan anggota paskibra di Jember meningkat 40% sejak Mei 2026, dengan 80% peserta berasal dari latar belakang yang tidak memiliki pengalaman baris-berbaris sebelumnya.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup