Spenpraja Raih Juara 2 Lomba Baca Puisi Tingkat Provinsi: Prestasi yang Menginspirasi Generasi Muda

Spenpraja Raih Juara 2 Lomba Baca Puisi Tingkat Provinsi: Prestasi yang Menginspirasi Generasi Muda

Latar Belakang Prestasi Mendha Putri Anisya

Plat Merah – SMP Negeri 4 Singaraja (Spenpraja) kembali memperkuat eksistensinya dalam dunia pendidikan seni di Bali. Prestasi kali ini diraih oleh Ni Wayan Mendha Putri Anisya, siswi kelas IX yang berhasil meraih Juara 2 dalam Lomba Baca Puisi Tingkat Provinsi yang diselenggarakan oleh Yayasan Mahima Indonesia dalam ajang Singaraja Literary Festival 2026. Dengan bakatnya dalam membaca puisi yang dikombinasikan dengan latihan intensif, Mendha menjadi simbol semangat siswa generasi Z yang mengusung seni sastra.

Profil Singaraja Literary Festival 2026

Event Singaraja Literary Festival (SLF) telah menjadi platform penting bagi para pencinta seni sastra di Indonesia sejak tahun 2019. Tahun 2026 ini, SLF menarik perhatian lebih dari 200 peserta dari seluruh Nusa Tenggara Barat, dengan tema utama “Puisi sebagai Jembatan Emosi dan Keindahan”. Berikut data event menarik:

Jumlah PesertaTahunJumlah
2023120
2024175
2026210

Journey Mendha Putri Anisya

Mendha Putri Anisya bukanlah nama asing dalam komunitas sastra lokal. Sejak kelas VII, ia rutin mengikuti pelatihan pembacaan puisi di sekolah. “Latihan setiap hari selama tiga bulan sebelum kompetisi, termasuk menghafal 20 puisi modern dan klasik,” ujarnya. Berikut faktor-faktor kunci kesuksesannya:

  • Konsistensi latihan selama 1.500 jam
  • Bimbingan intensif dari guru seni sastra selama 8 bulan
  • Keterlibatan dalam klub sastra sejak kelas VI
  • Partisipasi dalam 7 kompetisi regional sebelumnya

Strategi Pemenangan Spenpraja

Kepala Sekolah Spenpraja, Nyoman Sudiana, mengungkapkan bahwa sekolah menerapkan strategi sistematis untuk mengembangkan bakat siswa:

KategoriProgramKeterlibatan
EkstrakurikulerKlub Sastra “Kalung Bambu”15 siswa aktif
Kerja SamaKolaborasi dengan Yayasan Mahima4 kali pelatihan/tahun
ParentingProgram Pendidikan Orang Tua100% wali murid terlibat

Implikasi Prestasi untuk Ecosystem Pendidikan

Prestasi Mendha memiliki dampak signifikan di tiga level:

  1. Bagi Sekolah: Meningkatkan akreditasi sekolah dari B ke A dalam 2 tahun terakhir
  2. Bagi Pemda: Menjadi contoh program penguatan seni sastra di Bali
  3. Bagi Siswa: Membuka peluang beasiswa seni di lembaga internasional

Perspektif Yayasan Mahima Indonesia

Adi Surya, pendiri Yayasan Mahima Indonesia, menyatakan, “Kami melihat potensi besar dari generasi muda seperti Mendha. Mereka memahami bahwa puisi bukan sekadar kompetensi akademik, tetapi ekspresi jiwa.” Yayasan telah merekam prestasi peserta sejak 2020:

TahunJuara 1Sekolah
2020I Made SuryaSMP 1 Denpasar
2023Ni Luh PutuSMP N 2 Singaraja
2026Kadek Surya PutraSMP N 1 Buleleng

Prestasi Spenpraja di lomba baca puisi ini bukan sekadar trofi yang dipajang, melainkan investasi jangka panjang dalam menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni sastra. Dalam era digital yang sering mengesampingkan nilai-nilai budaya, kemenangan Mendha menjadi bukti bahwa seni sastra masih memiliki tempat penting dalam pendidikan. Kepala Sekolah Sudiana mengajak seluruh guru di Indonesia untuk belajar dari model Spenpraja yang menggabungkan bimbingan intensif dengan dukungan komunitas. Dengan pendekatan yang tepat, mungkin saja generasi muda Indonesia bisa kembali menjadi pelopor seni sastra yang berpengaruh di kancah internasional.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup