Ma’ruf Amin Dorong Pendidikan NU Gabungkan Ilmu Agama dan Teknologi

Ma'ruf Amin Dorong Pendidikan NU Gabungkan Ilmu Agama dan Teknologi

PlatMerah.com – Wakil Presiden ke-13 Republik Indonesia, Ma’ruf Amin, mendorong Nahdlatul Ulama (NU) untuk mengembangkan sistem pendidikan yang mengintegrasikan ilmu agama dengan penguasaan sains dan teknologi. Hal ini disampaikannya dalam acara Halaqah Kebangsaan dan Qanun Asasi di Gedung Nusantara V, MPR RI, Jakarta Pusat, pada Sabtu, 8 Agustus 2026.

Integrasi Pendidikan Agama dan Teknologi

Ma’ruf Amin menegaskan pentingnya menyiapkan generasi NU yang tidak hanya memahami ilmu agama secara mendalam tetapi juga mahir dalam bidang sains dan teknologi. Ia menggambarkan konsep ini sebagai pertemuan dua lautan, yaitu ilmu keagamaan dan ilmu pengetahuan modern.

Menurutnya, pendidikan keagamaan bertujuan menyiapkan ulama yang memiliki pemahaman agama yang benar dan kuat. Dalam istilah Arab, hal ini disebut ‘iddadul-mutafaqqihina fid-din’, yaitu mempersiapkan para ahli agama yang mampu menjaga umat agar tetap berada dalam pemahaman dan cara berpikir yang benar.

Pentingnya Pendidikan Ganda untuk Peran Bangsa

Selain pendidikan keagamaan, penguasaan sains dan teknologi juga dianggap esensial agar generasi NU dapat berkontribusi secara signifikan dalam pembangunan bangsa. Ma’ruf Amin menekankan bahwa kedua pendekatan pendidikan ini tidak boleh dipisahkan melainkan harus berjalan beriringan.

Dengan demikian, NU dapat mencetak kader yang tidak hanya berkompeten dalam pemahaman agama tetapi juga mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat.

Menjaga Moderasi dan Jalan Tengah Islam

Wapres juga mengingatkan pentingnya menjaga umat dari pemikiran ekstrem yang dapat menjauhkan dari jalan tengah. Ia mengajak umat Islam untuk tetap mengedepankan sikap moderat atau ‘ittidal’ dan ‘tawassuth’, yang dikenal sebagai Islam Wasathiyyah, yakni Islam yang rahmatan lil alamin.

Sikap moderat ini dianggap krusial dalam menjaga kesatuan dan keharmonisan umat serta peran positif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kontribusi Pendidikan NU bagi Masa Depan Bangsa

Pendidikan yang menggabungkan ilmu agama dan teknologi diharapkan dapat menghasilkan ulama dan generasi muda NU yang siap menghadapi tantangan zaman sekaligus menjaga nilai-nilai keagamaan yang benar. Upaya ini menjadi bagian penting dalam memperkuat kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia.

Dengan fondasi pendidikan yang kuat dan seimbang, NU dapat berperan lebih besar dalam pembangunan nasional dan menjaga kerukunan umat beragama di tengah dinamika sosial dan teknologi yang terus berkembang.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup