Mahasiswa Hukum Unsri Belajar Praktik Layanan Hukum di Kanwil Kemenkum Sumsel
Konteks Kolaborasi Pendidikan dan Praktik Hukum
Plat Merah – Kolaborasi antara lembaga pendidikan tinggi dan lembaga pemerintah seperti Kementerian Hukum dan HAM telah menjadi tren strategis dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia di bidang hukum. Kegiatan “Lawcus Goes to External 2” yang melibatkan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya (Unsri) di Palembang, Sumatera Selatan, mencerminkan komitmen kedua institusi untuk memperkaya pengalaman akademik melalui eksposur langsung terhadap implementasi kebijakan hukum dan layanan publik.
Struktur Program dan Capaian Pemahaman Praktis
Melalui kegiatan yang berlangsung pada 25 Juni 2026 di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan, mahasiswa Unsri diberikan wawasan komprehensif tentang berbagai lini pelayanan hukum. Program ini terstruktur dengan baik, meliputi sesi diskusi langsung dengan pejabat senior, demonstrasi proses layanan digital, dan evaluasi kritis mengenai tantangan regulasi daerah.
| Kementerian Hukum Sumsel | Fungsi Strategis | Contoh Layanan |
|---|---|---|
| Administrasi Hukum Umum | Kepastian hukum bagi masyarakat | Pengesahan badan hukum, layanan fidusia |
| Kekayaan Intelektual | Kreativitas dan inovasi nasional | Paten, merek dagang, desain industri |
| Penyuluhan Hukum | Empowerment masyarakat | Desa sadar hukum, Pos Bantuan Hukum |
| Peraturan Perundang-undangan | Konsistensi regulasi daerah | Harmonisasi raperda, kualifikasi teknis |
Analisis Peran Teknologi dalam Pelayanan Hukum
Kepala Bidang Pelayanan Administrasi Hukum Umum, Gunawan, menekankan transformasi digital yang telah dilakukan Kemenkum Sumsel. Sistem berbasis digital seperti e-AHU (Elektronik Administrasi Hukum Umum) telah mengurangi waktu proses layanan dari rata-rata 3-5 hari menjadi hanya 1-2 jam. Langkah ini selaras dengan Inpres Nomor 9 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Sistem Administrasi Hukum Umum Nasional, yang menuntut efisiensi dan transparansi dalam pelayanan publik.
Implikasi untuk Pendidikan Hukum dan Industri
Kegiatan ini memberi dampak multidimensional:
- Bagi Mahasiswa: Mendapatkan pemahaman empiris tentang siklus kebijakan hukum dari desain hingga implementasi.
- Bagi Dunia Usaha: Meningkatkan ketersediaan praktisi hukum yang memahami tata kelola perizinan berbasis digital.
- Bagi Pemerintah: Memperkuat sinergi antara akademisi dan birokrat dalam menyusun regulasi daerah yang kompetitif.
Kronologi Implementasi Kegiatan
- 20 Mei 2026: Pembentukan tim penyusun materi oleh kedua institusi
- 10-15 Juni 2026: Sosialisasi program kepada mahasiswa Unsri
- 25 Juni 2026: Ekskursi ke Kantor Wilayah Kemenkum Sumsel
- 5-10 Juli 2026: Evaluasi partisipan dan laporan hasil
Tantangan dan Peluang di Era Digital
Koordinator Penyuluh Hukum Madya Asnedi mengingatkan tentang potensi risiko digitalisasi layanan hukum. “Meskipun sistem online meningkatkan aksesibilitas, kami harus waspada terhadap ancaman keamanan data dan kesenjangan digital di daerah terpencil,” ujarnya. Kementerian terus mengembangkan aplikasi Layanan Hukum Digital (LHD) yang kompatibel dengan perangkat low-end untuk mencakup semua lapisan masyarakat.
Perspektif Masa Depan: Reformasi Birokrasi Hukum
Kepala Kantor Wilayah Maju Amintas Siburian menyampaikan visi strategis: “Kita berupaya mengubah paradigma dari birokrat sentris ke masyarakat sentris melalui pendidikan hukum partisipatif.” Program seperti ini merupakan langkah awal menuju reformasi birokrasi yang lebih responsif terhadap kebutuhan pemangku kepentingan.
Sebagai bagian dari inisiatif global, Kemenkum Indonesia telah menandatangani MoU dengan United Nations Development Programme (UNDP) untuk meningkatkan akses keadilan melalui pendekatan inovatif. Kolaborasi dengan lembaga pendidikan menjadi pilar kunci dalam upaya ini.
Dengan menggabungkan teori akademik dan praktik lapangan, generasi muda hukum diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang mampu menjawab tantangan dinamis di era disrupsi teknologi dan perubahan sosial-politik.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












