Merajut Silaturahmi dan Kebersamaan, Universitas PGRI Palembang Gelar Doa Bersama
PlatMerah.com, Palembang – Universitas PGRI Palembang menggelar doa bersama di Aula H. Usman Madjid pada Jumat, 7 Agustus 2026, sebagai wujud syukur dan mempererat silaturahmi di antara sivitas akademika. Acara ini diikuti sekitar 300 pegawai, mulai dari pimpinan, dosen, hingga tenaga kependidikan, yang bersama-sama melantunkan doa sebagai simbol rasa terima kasih atas perjalanan panjang universitas dalam mengabdi di dunia pendidikan.
Makna Doa Bersama bagi Sivitas Akademika
Doa bersama ini bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan momentum penting untuk mengenang jasa para pendiri Universitas PGRI Palembang (UPGRIP) sekaligus meneguhkan tekad membangun institusi yang unggul dan berdaya saing. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pembina Badan Penyelenggara Harian (BPH) UPGRIP Dr. H. Ahmad Zulinto, S.Pd., M.M., Ketua BPH Dr. Hj. Meilia Rosani, S.H., M.H., serta Rektor UPGRIP Assoc. Prof. Dr. H. Bukman Lian, M.M., M.Si., beserta jajaran dan seluruh sivitas akademika.
Sambutan Pembina BPH UPGRIP
Dalam sambutannya, Dr. H. Ahmad Zulinto menegaskan bahwa doa bersama adalah ungkapan syukur kepada Allah SWT atas nikmat dan keberkahan yang menyertai perjalanan UPGRIP. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan universitas saat ini merupakan hasil perjuangan panjang para pendiri yang meletakkan fondasi kokoh bagi pengembangan institusi. Doa bersama juga menjadi momen untuk meneladani semangat pengabdian dan mengenang jasa mereka.
Menurut Ahmad Zulinto, tantangan dunia pendidikan yang terus berubah menuntut soliditas, visi bersama, dan saling menguatkan antar sivitas akademika. Semangat kebersamaan menjadi modal utama untuk meningkatkan mutu pendidikan, pelayanan akademik, penelitian, pengabdian masyarakat, dan daya saing perguruan tinggi di kancah nasional maupun internasional.
Penghormatan kepada Tokoh Pendiri
Acara ini juga menjadi waktu untuk mengenang para tokoh pendiri Universitas PGRI Palembang, seperti almarhum Drs. H. Aidil Fitri Syah, M.M., H. Usman Madjid, H. Moh. Ali Latief, dan tokoh lainnya yang berjasa besar dalam pembangunan universitas. Semangat dan pengorbanan mereka diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi penerus untuk terus memajukan UPGRIP.
Dr. Ahmad Zulinto mengajak seluruh keluarga besar universitas untuk menyamakan visi dan misi sesuai perjuangan para pendiri, menjadikan perjuangan tersebut sebagai tuntunan dan semangat untuk terus maju dan berinovasi.
Peran Doa Bersama dalam Penguatan Kebersamaan
Doa bersama yang diakhiri dengan suasana penuh keakraban ini mengingatkan bahwa kekuatan sebuah perguruan tinggi tidak hanya terletak pada fasilitas dan prestasi akademik, tetapi juga pada eratnya persaudaraan dan kesamaan visi seluruh sivitas akademika. Kebersamaan tersebut menjadi landasan bagi Universitas PGRI Palembang untuk terus menjaga amanah para pendiri dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan di Indonesia.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.













