Kronologi Prabowo Bongkar Borok Kasus MBG Dadan Cs: Curiga Banyak Laporan Negatif, Panggil PPATK

Kronologi Prabowo Bongkar Borok Kasus MBG Dadan Cs: Curiga Banyak Laporan Negatif, Panggil PPATK

Plat Merah – Kronologi Prabowo bongkar borok kasus MBG Dadan cs: curiga banyak laporan negatif, panggil PPATK [titlebase] menjadi sorotan publik setelah Presiden Prabowo Subianto secara tegas mencopot tiga petinggi Badan Gizi Nasional (BGN) dan langsung diikuti penetapan tersangka oleh Kejaksaan Agung. Kasus ini bermula dari laporan negatif yang masuk ke Istana terkait penyimpangan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kemudian mendorong Prabowo memanggil PPATK untuk mendalami transaksi mencurigakan.

Pada awal Juni 2026, Presiden Prabowo mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN, bersama dua wakilnya, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung. Kurang dari 24 jam setelah pencopotan, Kejagung menetapkan ketiganya sebagai tersangka dugaan korupsi tata kelola MBG tahun 2025-2026. Kronologi Prabowo bongkar borok kasus MBG Dadan cs: curiga banyak laporan negatif, panggil PPATK [titlebase] menunjukkan bahwa presiden telah menerima berbagai laporan dari Kementerian Keuangan, BPKP, dan Kejagung yang mengindikasikan adanya mark up pengadaan dan penyimpangan pengelolaan mitra.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui bahwa laporan dari Kementerian Keuangan menjadi salah satu bahan yang diserahkan ke Kejagung. “Mungkin salah satu laporan juga dari kita asalnya kan. Bukan dari kita aja ya. BPKP memeriksa. Kejaksaan meriksa. Semuanya memeriksa, mengecek. Jadi kita tukar-tukar data lah kira-kira,” ujar Purbaya. Selain itu, PPATK juga dilibatkan untuk menelusuri aliran dana dan transaksi mencurigakan yang berkaitan dengan para pejabat BGN.

Proses hukum berjalan cepat. Pada Rabu, 3 Juni 2026, penyidik Jampidsus Kejagung menggeledah kantor BGN di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, selama sekitar 15 jam. Penggeledahan dilakukan setelah ketiga tersangka resmi dicopot. Keesokan harinya, Kejagung mengumumkan penetapan tersangka dan langsung menahan Dadan, Sony, dan Lodewyk di Rutan Salemba Cabang Kejagung dan Rutan Salemba Cabang Kejari Jakarta Selatan. Kronologi Prabowo bongkar borok kasus MBG Dadan cs: curiga banyak laporan negatif, panggil PPATK [titlebase] menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam memberantas korupsi di program strategis nasional.

Dadan Hindayana tercatat memiliki harta kekayaan Rp9,02 miliar dalam LHKPN 2024, mayoritas berupa tanah dan bangunan di Bogor serta tiga kendaraan mewah. Namun, sorotan publik mengarah pada dugaan bahwa kekayaan tersebut tidak sebanding dengan gaji pejabat negara. Program MBG sendiri memiliki anggaran Rp85,27 triliun pada 2025 dan Rp268 triliun pada 2026, sehingga potensi kerugian negara akibat korupsi diperkirakan sangat besar.

Kasus ini menjadi peringatan bagi seluruh penyelenggara program prioritas. Dengan keterlibatan PPATK dan lembaga pengawas lainnya, diharapkan tidak ada lagi celah korupsi yang merugikan rakyat. Kronologi Prabowo bongkar borok kasus MBG Dadan cs: curiga banyak laporan negatif, panggil PPATK [titlebase] menegaskan komitmen pemerintah untuk membersihkan program MBG dari praktik curang. Ke depan, pengawasan akan diperketat agar program makan bergizi gratis benar-benar tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup