Gubernur Pramono Anung: Saya Tak Pernah Lihat Partai Anggota DPRD saat Bekerja Sama

Gubernur Pramono Anung: Saya Tak Pernah Lihat Partai Anggota DPRD saat Bekerja Sama

PlatMerah.com, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa dirinya tidak pernah mempersoalkan latar belakang partai politik anggota DPRD DKI Jakarta yang ikut serta dalam kegiatan bersama pemerintah provinsi. Hal ini disampaikan Pramono saat menghadiri silaturahmi bersama DPRD DKI, DPR RI Dapil DKI Jakarta, dan DPD RI Dapil DKI Jakarta di Ruang Rapat Paripurna, Gedung DPRD, Jakarta Pusat, Kamis (30/7/2026).

“Siapa saja yang turun ke lapangan bersama-sama dengan saya sebagai Gubernur, saya terus terang mohon maaf, tidak pernah melihat warna partainya. Tidak pernah,” kata Pramono. Pernyataan ini menunjukkan komitmennya untuk mengedepankan persatuan dan kerja sama lintas partai dalam membangun Jakarta.

Kritik terhadap Kehadiran Anggota Dewan

Meski demikian, Pramono mengungkapkan keheranannya karena hanya segelintir anggota DPRD DKI yang datang bersama jajaran Pemprov DKI Jakarta dalam menjalankan program di masyarakat. Ia mencontohkan, ketika mengundang seluruh anggota dewan, ternyata hanya sedikit yang hadir. “Sesama anggota DPRD ini suka pintar-pintaran juga. Saya undang semua, kadang-kadang saya tanya ke staf teknis, kenapa kok yang datang hari ini cuma itu. Jawabnya, Pak, yang itu diblok,” ucap Pramono.

Oleh karena itu, Pramono menyarankan kepada Sekretaris DPRD DKI Jakarta Augustinus agar seluruh 106 anggota DPRD DKI diundang secara terbuka setiap kali ada acara Pemprov DKI. “Seyogianya semua diundang secara terbuka. Karena kalau enggak, nanti disangka pilih kasih,” lanjutnya.

Hubungan Eksekutif-Legislatif yang Baik

Kendati ada catatan mengenai kehadiran anggota dewan, Pramono mengaku bersyukur bahwa hubungan antara eksekutif dan legislatif Jakarta berjalan sangat baik. Ia menegaskan bahwa pembangunan di Ibu Kota tidak mungkin terjadi tanpa dukungan penuh dari DPRD DKI Jakarta. “Maka berkali-kali saya mengatakan, tidak ada yang jagoan di Jakarta ini membangun Jakarta sendiri tanpa sepenuhnya dukungan dari DPRD,” tuturnya.

Pernyataan Pramono ini sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan dewan perwakilan rakyat dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan di Jakarta.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup