Qodari Tanggapi Survei Kepuasan Publik terhadap Prabowo, Minta Indikator Lebih Detail
PlatMerah.com, Jakarta – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI), Muhammad Qodari, menanggapi hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang menunjukkan penurunan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto. Qodari menegaskan bahwa pemerintah menghargai seluruh hasil survei dari lembaga independen sebagai bagian dari mekanisme demokrasi.
Menurut Qodari, survei opini publik merupakan masukan penting dalam pengambilan kebijakan. Namun, ia menilai hasil survei akan lebih bermanfaat apabila mampu menjelaskan faktor penyebab perubahan persepsi publik secara lebih rinci, sehingga dapat menjadi dasar evaluasi yang lebih tepat sasaran.
Qodari Minta Indikator Survei Lebih Spesifik
Meski menghargai hasil survei tersebut, Qodari menilai sejumlah variabel yang digunakan masih bersifat umum. Menurutnya, indikator seperti ekonomi, politik, dan hukum seharusnya dapat diuraikan menjadi aspek yang lebih spesifik agar penyebab perubahan persepsi masyarakat dapat dipahami secara lebih menyeluruh.
Ia mencontohkan, dalam aspek ekonomi, survei dapat memisahkan penilaian publik terhadap berbagai faktor seperti harga kebutuhan pokok, lapangan kerja, nilai tukar rupiah, hingga evaluasi terhadap program-program pemerintah. Dengan pendekatan tersebut, hasil survei dinilai dapat memberikan gambaran yang lebih tajam mengenai faktor yang memengaruhi tingkat kepuasan masyarakat.
Survei Rinci Dinilai Membantu Publik Memahami Kondisi Pemerintahan
Qodari menambahkan, penelitian yang lebih detail dapat membantu masyarakat memahami faktor-faktor yang memengaruhi perubahan persepsi publik terhadap kinerja pemerintah. Menurutnya, survei akan lebih komprehensif apabila mampu menunjukkan indikator mana yang mendapatkan penilaian positif maupun negatif, sekaligus melihat tingkat korelasinya terhadap kepuasan masyarakat.
“Kalau dijelaskan variabel-variabel yang lebih detail dari variabel ekonomi kenapa turun, variabel-variabel politik kenapa turun, itu kan menjadi sesuatu yang buat publik juga paham bahwa memang ini sesuatu yang secara komprehensif, secara sistematis itu betul-betul bisa diterima dan dipahami,” pungkasnya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.













