Amien Rais Kritik Pemerintahan Jokowi: Soroti UU Perampasan Aset, SDA, dan Proyek IKN

Amien Rais Kritik Pemerintahan Jokowi: Soroti UU Perampasan Aset, SDA, dan Proyek IKN

PlatMerah.comAmien Rais, tokoh reformasi dan mantan Ketua MPR RI, kembali menyuarakan kritik keras terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama satu dekade terakhir. Kritik tersebut mencakup berbagai isu krusial mulai dari pengesahan Undang-Undang (UU) Perampasan Aset, pengelolaan sumber daya alam (SDA), hingga pembangunan proyek Ibu Kota Nusantara (IKN).

Kritik Terhadap UU Perampasan Aset dan Pemeriksaan Presiden Jokowi

Amien Rais menegaskan bahwa apabila UU Perampasan Aset sudah disahkan oleh DPR, maka Presiden Jokowi harus menjadi nomor satu yang diperiksa. Pernyataan ini muncul sebagai bentuk protes terhadap kondisi demokrasi dan keadilan yang menurutnya telah diobrak-abrik selama masa pemerintahan Jokowi. Ia menilai proyek IKN sebagai salah satu contoh kegagalan pemerintah yang menghabiskan ratusan triliun rupiah tanpa hasil yang bermanfaat.

Amien menyebutkan, “Sekarang lihat IKN Nusantara, berapa ratus triliun habis sia-sia, enggak ada gunanya. Sekarang cuma jadi pusat budaya malam hari atau prostitusi.” Ia juga menyoroti kondisi geografis IKN yang bergunung-gunung dan sulit mendapatkan air tawar, sehingga tidak layak dijadikan ibu kota.

Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Kedaulatan Bangsa

Kritik Amien Rais selanjutnya tertuju pada pengelolaan SDA Indonesia yang menurutnya terus dieksploitasi dan dibawa kabur ke luar negeri tanpa adanya tindakan tegas dari pemerintah. Ia menggambarkan aktivitas pengangkutan SDA tersebut berlangsung tanpa henti dan tanpa larangan dari pemerintah pusat maupun daerah.

“Gubernurnya, bupatinya, walikotanya, dan presidennya memang hanya tingak-tinguk. Sudah tahu, tapi begini terus,” ujar Amien. Ia menegaskan bahwa kemerdekaan politik Indonesia sejak 1945 belum diikuti oleh kedaulatan penuh dalam pengelolaan sumber daya alam, sehingga bangsa ini belum benar-benar berdaulat.

Pesan kepada Prabowo Subianto dan Situasi Politik Partai Ummat

Selain kritik terhadap Jokowi, Amien Rais juga memberi peringatan kepada Presiden Prabowo Subianto agar tidak hanya memberikan janji dan pidato tanpa tindakan nyata, khususnya dalam upaya pemberantasan korupsi.

Di sisi lain, menantu Amien Rais, Ridho Rahmadi, mengundurkan diri sebagai Ketua Umum Partai Ummat dan kembali fokus pada aktivitas akademik di bidang kecerdasan buatan. Meskipun demikian, Ridho tetap aktif sebagai anggota Majelis Syura dan menyatakan bahwa Amien Rais mendukung langkah tersebut serta mengingatkan Partai Ummat untuk mempersiapkan diri menghadapi Pemilu 2029.

Kritikan Amien Rais terhadap pemerintahan Jokowi dan dinamika politik di partainya menunjukkan perhatian besar terhadap masa depan demokrasi dan kedaulatan bangsa Indonesia. Sorotan terhadap penggunaan anggaran negara dan pengelolaan SDA menjadi isu sentral yang perlu mendapat perhatian serius dari semua pihak.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup