Dinas-Dinas Pemkab Puncak Papua Dibakar Massa Imbas Ricuh Dana Desa

Dinas-Dinas Pemkab Puncak Papua Dibakar Massa Imbas Ricuh Dana Desa

PlatMerah.com, Ilaga – Situasi di Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, memanas akibat aksi massa yang membakar sejumlah kantor pemerintahan. Kericuhan ini dipicu oleh protes terhadap penyaluran Dana Desa tahap I tahun 2026 yang sedang berlangsung.

Fakta Utama Kericuhan

<pSekitar pukul 17.40 WIT, sekelompok massa mendatangi Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (PMK). Meskipun Bupati Puncak, Elvis Tabuni, sempat menemui dan berupaya berkomunikasi dengan para pengunjuk rasa, ketegangan meningkat hingga massa melakukan pembakaran terhadap beberapa kantor dinas lain, termasuk kantor Bupati, DPRD, Disdukcapil, Kesbangpol, Dinas Sosial, dan Bagian Keuangan. Satu unit mobil Dinas Ketahanan Pangan juga ikut dibakar di halaman Kantor Bupati.

Tindakan Kepolisian dan Pengamanan

Kepolisian Resor Puncak segera menyiagakan puluhan personel untuk mengantisipasi meluasnya gangguan keamanan. Kapolres Puncak, AKBP Domingos De F. Ximenes, bersama jajarannya melakukan pengamanan dan pemantauan situasi secara intensif. Personel Satgas Penegakan Hukum Operasi Damai Cartenz (ODC) 2026 dan jajaran Polsek disiagakan di berbagai titik strategis, seperti perempatan alun-alun depan Polsek Ilaga dan Kotis.

Sekitar 40 personel yang dipimpin Kasat Sabhara juga melakukan pendekatan persuasif dengan melibatkan tokoh masyarakat untuk mengimbau massa agar membubarkan diri. Upaya ini berhasil membuat massa secara bertahap meninggalkan lokasi sehingga situasi keamanan mulai berangsur kondusif.

Konteks dan Dugaan Penyebab

Kepolisian masih mendalami penyebab pasti aksi anarkis tersebut. Namun, dugaan awal mengarah pada ketidakpuasan masyarakat terhadap proses penyaluran Dana Desa tahap I tahun 2026. Dana Desa merupakan program pemerintah yang penting untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat kampung, sehingga penyalurannya harus transparan dan tepat sasaran agar tidak menimbulkan konflik sosial.

Dampak dan Perkembangan Situasi

Pembakaran kantor dinas ini menimbulkan kerugian materiil yang cukup besar dan mengganggu pelayanan pemerintahan di Kabupaten Puncak. Pihak kepolisian dan pemerintah daerah kini fokus pada pemulihan keamanan dan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap pelaku dan motif di balik kericuhan tersebut.

Situasi yang sempat memanas ini menjadi peringatan penting tentang pentingnya pengelolaan dana desa yang transparan dan komunikasi yang baik antara pemerintah dengan masyarakat agar konflik serupa tidak terulang di masa mendatang.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup