Jadwal dan Niat Puasa Ayyamul Bidh Muharram 2026, Raih Pahala Setahun Penuh
Plat Merah – Umat Islam di Indonesia kembali bersiap menyambut datangnya bulan Muharram 1448 H dengan berbagai amalan sunnah, salah satunya adalah puasa Ayyamul Bidh. Ibadah yang dilaksanakan pada pertengahan bulan Hijriah ini memiliki keutamaan luar biasa, yakni pahala seperti berpuasa setahun penuh. Bagi yang ingin mengamalkannya, penting untuk mengetahui bacaan niat puasa ayyamul bidh yang benar serta jadwal pelaksanaannya.
Puasa Ayyamul Bidh secara bahasa berarti puasa pada hari-hari putih, merujuk pada momen ketika bulan purnama bersinar terang pada malam 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriah. Anjuran ini didasarkan pada hadits riwayat Abu Daud dan An-Nasai bahwa Rasulullah SAW memerintahkan para sahabat untuk berpuasa pada tanggal-tanggal tersebut. Keutamaan puasa ini sangat besar, karena pahalanya disetarakan dengan puasa sepanjang tahun.
Pada bulan Muharram 2026, terdapat perbedaan penetapan awal bulan antara pemerintah dan Muhammadiyah dengan Nahdlatul Ulama (NU). Pemerintah dan Muhammadiyah menetapkan 1 Muharram 1448 H jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026, sehingga puasa Ayyamul Bidh jatuh pada 27, 28, dan 29 Juni 2026. Sementara itu, NU menetapkan 1 Muharram pada Rabu, 17 Juni 2026, sehingga jadwal puasa Ayyamul Bidh versi NU adalah 28, 29, dan 30 Juni 2026. Meskipun berbeda, umat Islam dianjurkan untuk mengikuti penetapan di wilayah masing-masing.
Bacaan niat puasa ayyamul bidh yang umum diamalkan adalah: "Nawaitu shauma ayyamil biidh sunnatal lillahi ta’ala" yang artinya "Saya niat puasa Ayyamul Bidh sunnah karena Allah Ta’ala." Adapula versi lain seperti "Nawaitu shauma yaumil biidh sunnatal lillahi ta’ala" untuk niat per hari. Niat ini dapat dilafalkan pada malam hari atau saat sahur sebelum terbit fajar. Penting untuk diingat bahwa niat puasa ayyamul bidh merupakan rukun yang membedakan ibadah puasa dari sekadar menahan lapar dan dahaga.
Menariknya, pada bulan Muharram 2026, puasa Ayyamul Bidh bertepatan dengan hari Senin, sehingga umat Islam bisa menggabungkan niat puasa Ayyamul Bidh sekaligus puasa Senin. Bacaan niatnya dapat digabung menjadi: "Nawaitu shauma yaumil itsnaini wa ayyamil biidh sunnatal lillahi ta’ala" (Saya niat puasa hari Senin dan Ayyamul Bidh sunnah karena Allah Ta’ala). Hal ini menunjukkan kemudahan dalam syariat Islam untuk melipatgandakan pahala dalam satu amalan.
Selain puasa Ayyamul Bidh, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak puasa sunnah di bulan Muharram, terutama puasa Tasu’a (9 Muharram) dan Asyura (10 Muharram). Bulan Muharram termasuk salah satu bulan haram yang dimuliakan Allah, sehingga setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya. Dengan menjalankan puasa Ayyamul Bidh, seorang Muslim tidak hanya mendapatkan pahala puasa setahun, tetapi juga keberkahan di bulan yang penuh kemuliaan.
Bagi yang ingin memulai, berikut jadwal lengkap puasa Ayyamul Bidh Muharram 2026: versi pemerintah dan Muhammadiyah pada 27-29 Juni 2026, sedangkan versi NU pada 28-30 Juni 2026. Pastikan untuk melafalkan niat puasa ayyamul bidh dengan benar sebelum memulai ibadah. Semoga kita semua diberikan kekuatan untuk menjalankan amalan sunnah ini dan meraih ridha Allah SWT.
Demikian informasi mengenai jadwal dan niat puasa ayyamul bidh Muharram 2026. Mari kita sambut bulan Muharram dengan semangat ibadah, memperbanyak puasa sunnah, dan mendekatkan diri kepada Allah. Keutamaan puasa Ayyamul Bidh yang setara dengan puasa setahun menjadi motivasi bagi kita untuk tidak melewatkan kesempatan emas ini. Semoga Allah menerima amal ibadah kita dan menjadikan kita hamba yang bertakwa.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












