Pramono Sebut Penggunaan Transportasi Umum di Jakarta Terus Meningkat hingga Proyek LRT dan MRT Capai Tahap Akhir

Pramono Sebut Penggunaan Transportasi Umum di Jakarta Terus Meningkat hingga Proyek LRT dan MRT Capai Tahap Akhir

PlatMerah.com, Jakarta – Penggunaan transportasi umum di Jakarta menunjukkan peningkatan signifikan, seiring dengan percepatan proyek infrastruktur transportasi seperti Light Rail Transit (LRT) dan Mass Rapid Transit (MRT). Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan bahwa kebijakan pemerintah dalam menjaga tarif keterjangkauan dan pemberian layanan gratis bagi kelompok tertentu berkontribusi pada tren positif ini.

Data Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat peningkatan pengguna TransJakarta hampir 15%, MRT Jakarta naik hampir 23%, serta LRT Jakarta sekitar 12%. Kebijakan tarif yang terjaga dan layanan gratis bagi 15 golongan masyarakat menjadi faktor utama di balik pertumbuhan ini.

Perkembangan Proyek LRT Jakarta Fase 1B

Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai telah mencapai 97,99% dan ditargetkan rampung pada Agustus 2026. Direktur Operasi II PT Waskita Karya, Paulus Budi Kartiko, menyampaikan bahwa proyek telah memasuki tahap akhir, dengan fokus pada pengembalian kondisi lokasi kerja serta penyambungan rel di area Double-Double Track (DDT).

Pekerjaan di pintu masuk setiap stasiun juga dalam tahap penyelesaian. Waskita Karya bersama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) secara rutin melakukan test and commissioning sistem perkeretaapian untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan penumpang. Proyek senilai Rp4,1 triliun ini mencakup lima stasiun yang dirancang terintegrasi dengan moda transportasi lain seperti TransJakarta dan MRT.

Strategi Pengelolaan Transportasi Laut di Kepulauan Seribu

Mulai tahun 2027, pengelolaan transportasi laut di Kepulauan Seribu akan dialihkan dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta ke PT Transportasi Jakarta (TransJakarta). Langkah ini bertujuan meningkatkan kemudahan dan efisiensi akses transportasi bagi warga Kepulauan Seribu agar setara dengan warga di wilayah kota administrasi Jakarta lainnya.

Gubernur Pramono menegaskan bahwa kebijakan ini akan memperbaiki konektivitas antara daratan Jakarta dan Kepulauan Seribu serta mempermudah mobilitas warga di kedua wilayah.

Penguatan Jaringan Transportasi Publik sebagai Prioritas

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memprioritaskan pembangunan dan penguatan jaringan transportasi publik untuk mengurangi kemacetan dan meningkatkan konektivitas. Proyek LRT Jakarta yang dibangun sepenuhnya oleh Pemprov DKI, dengan rute Kelapa Gading-Manggarai, akan segera diresmikan pada Agustus 2026 sebagai bagian dari upaya tersebut.

Dengan peningkatan jumlah pengguna dan pengembangan infrastruktur yang berkelanjutan, transportasi umum di Jakarta diharapkan dapat menjadi pilihan utama masyarakat dalam beraktivitas, mendukung kelancaran mobilitas, dan mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup