Muhammadiyah Akan Salurkan Infak Salat Jumat untuk Korban Gempa NTT

Muhammadiyah Akan Salurkan Infak Salat Jumat untuk Korban Gempa NTT

PlatMerah.com, Yogyakarta – Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengeluarkan imbauan kepada seluruh pimpinan Muhammadiyah di berbagai tingkatan untuk menghimpun dan menyalurkan infak Salat Jumat guna membantu masyarakat terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Penggalangan Infak untuk Korban Gempa di NTT

Imbauan tersebut tertuang dalam Edaran PP Muhammadiyah Nomor 18EDRI.0H2026 yang ditetapkan di Yogyakarta pada 20 Agustus 2026. Surat edaran ini ditujukan kepada pimpinan Muhammadiyah di semua tingkatan, pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), serta takmir masjid di bawah Persyarikatan Muhammadiyah.

Ketua PP Muhammadiyah, dr. Agus Taufiqurrahman, menyatakan bahwa penggalangan infak Salat Jumat merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Flores. Menurutnya, langkah ini adalah bagian dari ikhtiar Muhammadiyah untuk hadir dan membantu meringankan beban para korban.

Koordinasi dan Penyaluran Dana

Proses penghimpunan dan penyaluran infak dijalankan secara terkoordinasi agar tepat sasaran. Muhammadiyah mengarahkan agar dana yang terkumpul disalurkan melalui Lazismu serta Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) di setiap tingkatan organisasi.

Dr. Agus menegaskan pentingnya koordinasi dalam pengelolaan sumber daya yang dihimpun agar manfaatnya dapat dirasakan semaksimal mungkin oleh masyarakat terdampak. Prinsip One Muhammadiyah One Response diusung agar respons kemanusiaan berjalan secara terpadu dan efektif.

Pelaporan dan Akuntabilitas

Pihak-pihak yang terlibat dalam penggalangan dana diminta untuk membuat laporan secara berkala mengenai penerimaan infak dan menyampaikannya kepada pimpinan Muhammadiyah di tingkat yang lebih tinggi. Hal ini untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan dana bantuan.

Kontribusi Muhammadiyah dalam Penanggulangan Bencana

Langkah ini menjadi bagian dari gerakan kemanusiaan Muhammadiyah yang terus hadir untuk membantu masyarakat dalam menghadapi berbagai musibah. Penggalangan infak Salat Jumat merupakan salah satu wujud nyata kepedulian warga Muhammadiyah serta masyarakat luas dalam membantu korban gempa di NTT.

Selain membantu secara finansial, Muhammadiyah juga menyediakan dukungan medis dan fasilitas darurat, seperti yang terlihat pada perawatan pasien di tenda darurat RSUD Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT.

Situasi Gempa di NTT

Gempa bumi yang terjadi di Flores, NTT, menyebabkan kerusakan dan kebutuhan mendesak bagi masyarakat terdampak. Bantuan kemanusiaan sangat dibutuhkan untuk meringankan kondisi para korban, termasuk penyediaan layanan kesehatan dan kebutuhan dasar lainnya.

Dengan adanya penghimpunan infak Salat Jumat ini, Muhammadiyah berharap dapat memberikan kontribusi signifikan dalam penanggulangan dampak bencana dan membantu mempercepat pemulihan masyarakat di wilayah tersebut.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup