Jaga Ketahanan Pangan, Pemprov Jabar Kirim Bibit Sapi ke Tiga Kabupaten

Jaga Ketahanan Pangan, Pemprov Jabar Kirim Bibit Sapi ke Tiga Kabupaten

PlatMerah.com, Jawa Barat – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyalurkan 24 ekor bibit sapi potong kepada tiga kelompok peternak di Kabupaten Pangandaran, Sumedang, dan Ciamis. Langkah ini bertujuan memperkuat ketahanan pangan sekaligus mengembangkan agrobisnis di sektor peternakan.

Bantuan Bibit Sapi untuk Tiga Kabupaten

Bantuan bibit sapi potong tersebut disalurkan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Jawa Barat. Setiap kelompok peternak menerima delapan ekor sapi unggulan, terdiri atas tujuh sapi betina dan satu sapi jantan. Tiga kelompok penerima manfaat adalah Kelompok Ternak Tirta Mulya di Pangandaran, Mekar Mandiri di Sumedang, dan Karya Mekar I di Ciamis.

Lokasi Penyerahan

  • Kelompok Tirta Mulya: Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran (12 Agustus 2026)
  • Kelompok Mekar Mandiri: Desa Lebaksiuh, Kabupaten Sumedang (13 Agustus 2026)
  • Kelompok Karya Mekar I: UPTD Balai Perbibitan dan Pengembangan Inseminasi Buatan Ternak Sapi Potong Ciamis (14 Agustus 2026)

Tujuan dan Regulasi Pendukung

Kepala DKPP Provinsi Jawa Barat, Linda Al Amin, menjelaskan bahwa penyaluran bibit sapi ini merupakan implementasi Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 2 Tahun 2018 tentang Pengembangan Benih dan atau Bibit Ternak dan Hijauan Pakan Ternak di Masyarakat. Program ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing usaha budidaya peternakan dan kesejahteraan petani peternak.

Jenis Bibit Sapi Sesuai Potensi Wilayah

Jenis bibit sapi yang disalurkan disesuaikan dengan potensi lokal masing-masing wilayah. Kabupaten Pangandaran dan Sumedang menerima sapi Peranakan Ongole (PO), sedangkan Kabupaten Ciamis mendapatkan sapi lokal khas Jawa Barat, yaitu Sapi Pasundan.

Proses Seleksi Ketat Penerima Bibit

Ketiga kelompok peternak dipilih setelah melewati proses seleksi administratif dan verifikasi lapangan yang ketat. Berdasarkan Berita Acara Hasil Verifikasi Kelompok Peternak tanggal 27 Juli 2026, ketiga kelompok tersebut dinyatakan layak dengan nilai kelayakan yang memuaskan:

  • Kelompok Tirta Mulya dan Karya Mekar I: nilai 72,5
  • Kelompok Mekar Mandiri: nilai 62,0

Verifikasi memastikan setiap kelompok memiliki sarana peternakan memadai, termasuk fasilitas kandang dan sumber daya pakan yang cukup. Hal ini penting agar bibit sapi dapat hidup dan berkembang biak dengan baik.

Dampak Program terhadap Ketahanan Pangan dan Agrobisnis

Penyaluran bibit sapi potong ini mendukung ketahanan pangan di Jawa Barat dengan meningkatkan produksi daging sapi lokal. Selain itu, program ini mendorong pengembangan agrobisnis yang berkelanjutan serta pelestarian sumber daya genetik ternak lokal. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani peternak di tiga kabupaten tersebut.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup