2 Pelajar di Lombok Utara Gadai HP demi Beli Sabu, Berakhir Ditangkap Polisi

2 Pelajar di Lombok Utara Gadai HP demi Beli Sabu, Berakhir Ditangkap Polisi

PlatMerah.com, Lombok Utara – Dua pelajar di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, berinisial RA dan RP, ditangkap polisi akibat mengkonsumsi narkotika jenis sabu. Keduanya diketahui menggadaikan ponsel dan menggunakan uang sakunya untuk membeli sabu secara patungan bersama sejumlah orang dewasa.

Fakta Penangkapan

<pKasat Resnarkoba Polres Lombok Utara, AKP I Nyoman Diana Mahardika, menjelaskan bahwa sabu tersebut dibeli dari luar wilayah Lombok Utara, tepatnya di Mataram. RP menggadaikan handphone miliknya untuk membiayai pembelian sabu, sementara RA menggunakan uang sakunya sendiri. Mereka patungan atau 'sharing' untuk membeli sabu dan mencari tempat untuk menggunakan narkotika tersebut.

Dari pemeriksaan, polisi menyita sabu seberat 0,20 gram dari RP dan sekitar 0,06 gram dari RA. Berdasarkan penyelidikan, keduanya ditetapkan sebagai pengguna narkoba, bukan pengedar, karena tidak ditemukan bukti yang mengindikasikan keterlibatan dalam peredaran narkotika.

Konteks dan Penyebab

Menurut AKP Diana, faktor utama yang menyebabkan kedua pelajar tersebut terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika adalah pergaulan yang terlalu bebas dan rasa penasaran setelah mendengar teman-temannya menggunakan sabu. Hal ini menjadi perhatian serius mengingat usia mereka yang masih di bawah umur dan sebagai pelajar.

Proses Hukum dan Penanganan

Polisi tidak menahan kedua pelajar tersebut, namun proses hukum tetap berjalan sesuai dengan ketentuan Pasal 609 KUHP terbaru dan Pasal 127 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. RA dan RP diwajibkan melakukan wajib lapor dua kali dalam seminggu sebagai bagian dari proses hukum yang sedang berjalan.

Pihak kepolisian menegaskan pentingnya pengawasan terhadap pergaulan anak-anak agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. Penanganan kasus ini diharapkan menjadi peringatan bagi masyarakat dan pihak terkait untuk lebih aktif dalam pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan pelajar.

Dampak dan Pentingnya Pencegahan

Kasus ini menunjukkan risiko serius penyalahgunaan narkotika di kalangan remaja dan pelajar. Dampak negatif yang ditimbulkan tidak hanya mengancam masa depan anak-anak tersebut, tetapi juga mengganggu stabilitas sosial dan keamanan di masyarakat.

Pencegahan melalui edukasi, pengawasan keluarga, sekolah, dan lingkungan menjadi langkah penting untuk mengurangi kasus penyalahgunaan narkotika. Kerjasama antara aparat penegak hukum, institusi pendidikan, dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan yang sehat bagi generasi muda.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup