10 Saham Paling Banyak Dilepas Investor Asing saat IHSG Turun (12 Agustus 2026)

10 Saham Paling Banyak Dilepas Investor Asing saat IHSG Turun (12 Agustus 2026)

PlatMerah.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan signifikan pada perdagangan Selasa, 11 Agustus 2026, dengan penurunan sebesar 1,53% ke level 6.267,88. Salah satu faktor utama penurunan ini adalah aksi jual besar-besaran oleh investor asing yang mencatatkan nilai net foreign sell sebesar Rp 687,84 miliar pada hari yang sama.

Aksi jual investor asing tersebut menjadikan beberapa saham tertentu mengalami tekanan harga yang cukup dalam. Berdasarkan data perdagangan, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menjadi saham yang paling banyak dilepas asing dengan nilai transaksi mencapai Rp 173,46 miliar. Harga saham TPIA pun terkoreksi sebesar 2,36% menjadi Rp 2.070 per lembar saham.

Saham-saham yang Paling Banyak Dilepas Investor Asing

Selain TPIA, terdapat sembilan saham lain yang juga mengalami net foreign sell terbesar pada perdagangan 11 Agustus 2026. Berikut daftar lengkap 10 saham dengan nilai net foreign sell terbesar:

NoNama SahamNilai Net Foreign Sell (Rp miliar)
1PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA)173,46
2PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)131,35
3PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)87,19
4PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)81,23
5PT Bumi Resources Tbk (BUMI)Nilai tidak tersedia
6PT Asia International Tbk (ASII)Nilai tidak tersedia
7PT United Tractors Tbk (UNTR)Nilai tidak tersedia
8PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR)Nilai tidak tersedia
9Nama saham lainNilai tidak tersedia
10Nama saham lainNilai tidak tersedia

Perlu dicatat bahwa tidak semua nilai transaksi net foreign sell saham lain tersedia secara lengkap dalam data yang dapat diverifikasi.

Kondisi Pasar Saham dan Sektor

Selain tekanan dari aksi jual investor asing, sektor industri menjadi sektor yang paling terdampak dengan koreksi sebesar 2,08%. Beberapa saham dari sektor ini yang mengalami penurunan signifikan antara lain PT Asia International Tbk (ASII) turun 1,6% ke Rp 4.920, PT United Tractors Tbk (UNTR) melemah 1,14% ke Rp 23.775, dan PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) turun 3,81% menjadi Rp 101 per saham.

Volume transaksi perdagangan pada sesi tersebut mencapai 20,91 miliar saham dengan frekuensi transaksi sebanyak 1,22 juta kali. Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp 11.056 triliun dengan total nilai transaksi sebesar Rp 7,84 triliun.

Perbandingan dengan Perdagangan Sebelumnya

Pada perdagangan sebelumnya, yaitu Senin 10 Agustus 2026, IHSG juga mengalami penurunan sebesar 0,87% ke level 6.309 dengan investor asing mencatatkan aksi jual bersih sebesar Rp 774,89 miliar. Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menjadi saham yang paling banyak dilepas asing dengan nilai Rp 131,35 miliar, diikuti PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Kondisi ini menunjukkan tren aksi jual asing yang cukup besar di pasar saham domestik dalam beberapa hari terakhir, yang berkontribusi terhadap tekanan IHSG.

Secara regional, indeks-indeks saham di kawasan Asia juga mayoritas mengalami penurunan pada sesi perdagangan yang sama, dengan Shanghai Composite turun 0,10% dan Hang Seng turun 0,57%, meskipun Nikkei Jepang justru menguat 2,08%.

Pergerakan pasar saham ini menjadi indikator penting bagi investor untuk memantau dinamika pasar dan mengambil keputusan investasi yang tepat di tengah volatilitas pasar global dan domestik.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup