Konflik Ruben Onsu dan Sarwendah Tan Memanas: Dugaan Mark-Up Nafkah hingga Ancaman Rebut Hak Asuh Anak

Konflik Ruben Onsu dan Sarwendah Tan Memanas: Dugaan Mark-Up Nafkah hingga Ancaman Rebut Hak Asuh Anak

Plat MerahJakarta – Perseteruan antara Ruben Onsu dan Sarwendah Tan kembali mencuat ke permukaan. Perceraian yang telah resmi terjadi pada 2024 tidak serta-merta mengakhiri dinamika antara keduanya. Kini, pertikaian tersebut memasuki babak baru dengan saling tuduh yang semakin sengit. Sarwendah Tan, mantan anggota Cherrybelle yang kini sukses sebagai pengusaha, kembali menjadi sorotan setelah rincian nafkah bulanan Rp200 juta yang diberikan Ruben Onsu viral di media sosial.

Permasalahan bermula ketika Ruben meminta Sarwendah Tan untuk merinci penggunaan uang nafkah anak tersebut demi transparansi. Namun, permintaan itu justru memicu kemarahan Sarwendah Tan. Kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, mengungkapkan bahwa Sarwendah marah besar dan mengeluarkan kata-kata kasar. “Dia marah dan merendahkan Ruben. Padahal, tujuan Ruben hanya ingin memastikan dana tersebut benar-benar digunakan untuk anak-anak,” ujar Minola. Rincian nafkah yang pernah dibeberkan mencakup biaya hidup, pendidikan, dan asuransi untuk tiga anak, namun beberapa komponen lain dianggap janggal oleh publik. Warganet pun berspekulasi bahwa Sarwendah Tan melakukan mark-up anggaran. Sebuah akun Threads bahkan menulis, “Skill mark-up budgetnya tingkat dewa!”

Di sisi lain, kekhawatiran Ruben Onsu semakin bertambah setelah Sarwendah Tan kerap melibatkan anak-anaknya dalam siaran langsung TikTok bersama kekasih barunya, Giorgio Antonio. Ruben menilai hal tersebut dapat mengeksploitasi anak-anaknya, terutama karena siaran langsung sering berlangsung hingga larut malam. “Khawatir anak dieksploitasi karena dilibatkan dalam Live TikTok,” tegas Minola. Selain itu, video yang memperlihatkan Thania, putri bungsu mereka, memijit Giorgio di atas tempat tidur juga menuai kritik. Ruben menilai Sarwendah Tan sebagai ibu seharusnya lebih tegas dalam menjaga batasan privasi anak. Akibatnya, Ruben kini mempertimbangkan untuk mengambil hak asuh anak dari tangan Sarwendah Tan.

Sementara itu, Sarwendah Tan sendiri dikenal memiliki sumber pendapatan yang beragam. Sebelum menikah dengan Ruben, ia pernah menjadi anggota Cherrybelle, girl group populer era 2010-an. Namun, kariernya di grup itu berakhir pada 2012 setelah ia dikeluarkan secara mendadak. Kini, Sarwendah Tan sukses dengan berbagai bisnis, seperti Resep Sarwendah (makanan rumahan), Sarwendah Daster (fesyen), dan Sarwendah Secret Shine (produk kecantikan). Ia juga aktif menerima endorsement melalui akun Instagramnya. Dengan penghasilan dari bisnis dan nafkah bulanan dari Ruben, kondisi finansial Sarwendah Tan dinilai sangat kuat. Namun, di tengah kesuksesannya, konflik dengan mantan suami justru semakin memanas.

Publik pun terbelah dalam menyikapi kasus ini. Sebagian mendukung Ruben yang dianggap peduli pada anak-anaknya, sementara yang lain menilai Sarwendah Tan berhak menjalani hidupnya pasca perceraian. Namun, yang jelas, pertikaian ini belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Kedua belah pihak tampaknya akan terus berseteru, terutama jika masalah hak asuh anak dibawa ke ranah hukum. Kesimpulannya, konflik antara Ruben Onsu dan Sarwendah Tan tidak hanya menyangkut masalah finansial, tetapi juga menyentuh aspek pengasuhan anak yang menjadi prioritas utama. Kedua orang tua diharapkan dapat mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak-anak mereka di tengah perselisihan yang kian kompleks.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup