Pemerintah Luncurkan Gernas RANA untuk Turunkan Angka Kekerasan Anak

Pemerintah Luncurkan Gernas RANA untuk Turunkan Angka Kekerasan Anak

PlatMerah.com, Jakarta – Pemerintah resmi meluncurkan Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman untuk Anak (Gernas RANA) sebagai upaya strategis menurunkan angka kekerasan terhadap anak di Indonesia. Program ini menjadi fokus utama pemerintah untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak-anak di berbagai aspek kehidupan.

Tujuan Gernas RANA

<pMenteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, menyatakan bahwa penurunan angka kekerasan anak merupakan indikator utama keberhasilan Gernas RANA. Data menunjukkan kasus kekerasan anak masih tinggi, dengan angka sekitar 21 ribuan kasus. Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen menekan angka tersebut secara signifikan melalui gerakan ini.

Lingkup Perlindungan Anak

Gernas RANA tidak hanya berfokus pada pencegahan kekerasan di lingkungan keluarga, tetapi juga mencakup satuan pendidikan, ruang publik, hingga ruang digital. Menko PMK menegaskan pentingnya menyediakan ruang yang aman dan nyaman di:

  • Keluarga
  • Satuan pendidikan
  • Ruang publik
  • Ruang digital

Hal ini menunjukkan pendekatan menyeluruh pemerintah dalam melindungi anak dari berbagai potensi kekerasan yang dapat terjadi di lingkungan sehari-hari.

Strategi Implementasi

Dalam pelaksanaan Gernas RANA, pemerintah tidak akan mengeluarkan aturan baru. Sebab, berbagai regulasi terkait perlindungan anak telah tersedia dan tinggal dioptimalkan pelaksanaannya. Pemerintah akan memanfaatkan forum koordinasi rutin yang dipimpin Menteri Dalam Negeri setiap hari Senin untuk mengajak dan mengingatkan kepala daerah seluruh Indonesia agar aktif berpartisipasi menjalankan program ini.

Forum tersebut juga menjadi media komunikasi berkala untuk membahas ruang aman dan nyaman bagi anak bersamaan dengan agenda prioritas lainnya, seperti pengendalian inflasi.

Alasan Pentingnya Gernas RANA

Pratikno menekankan bahwa kekerasan terhadap anak memiliki dampak luas yang tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga psikologis, kognitif, dan kesehatan mental. Kekerasan dapat menyebabkan trauma mendalam yang berpotensi melahirkan kekerasan baru di masa depan. Oleh sebab itu, menyediakan ruang aman dan nyaman bagi anak menjadi langkah penting dalam memperkuat pembangunan manusia di Indonesia.

Melalui Gernas RANA, pemerintah berharap dapat mengurangi angka kekerasan anak dan meningkatkan kualitas hidup anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup