Turnamen Panahan Bhayangkara ke-5 Bondowoso Diikuti Ratusan Atlet

Turnamen Panahan Bhayangkara ke-5 Bondowoso Diikuti Ratusan Atlet

Plat Merah – Bondowoso – Turnamen Panahan Bhayangkara ke-5 Tahun 2026 telah resmi dimulai pada Kamis (256/2026) di Mako Brimob Batalyon B Kompi 3 Pelopor Satbrimob Polda Jawa Timur. Kegiatan yang dirangkaikan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 ini menarik perhatian 336 atlet dari berbagai daerah di Jawa Timur, mencatatkan rekor peningkatan peserta sejak edisi pertama lima tahun lalu.

Kronologi dan Perkembangan Turnamen

TanggalAcaraKeterangan
Kamis (256/2026)Pembukaan ResmiDibuka oleh Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo
Jumat (266/2026)Pertandingan Tahap IDimulai kategori recurve, compound, dan standar bow
Sabtu (276/2026)Pertandingan Tahap II dan PenutupanFinal semua kategori dan penyerahan medali

Kategori dan Peserta

Turnamen kali ini mempertandingkan lima kategori utama:

  • Recurve: Kategori tradisional yang membutuhkan ketepatan dan fokus tinggi
  • Compound: Menggunakan busur mekanis dengan sistem pegas kompleks
  • Standar Bow: Kategori untuk pengembangan teknik dasar pemula
  • Barebow: Busur tradisional tanpa aksesori tambahan
  • Paralon: Kategori favorit atlet muda dan pelajar

Kelas Paralon: Pintu Masuk Generasi Muda

Dari seluruh kategori, kelas paralon menjadi yang paling diminati. Data menunjukkan 42% dari total peserta tergabung dalam kategori ini, yang sebagian besar terdiri atas pelajar SMA dan mahasiswa. Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo menerangkan, “Kelas paralon tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana edukasi. Kami melihat antusiasme tinggi dari generasi muda Jawa Timur, yang merupakan harapan baru olahraga panahan nasional.”

Salah satu peserta, Rian Saputra dari Surabaya, mengatakan, “Turnamen ini memberi kami ruang untuk berkembang. Kami belajar tidak hanya tentang teknik, tapi juga tentang disiplin dan sportivitas.”

Pembukaan turnamen dihadiri oleh pejabat utama Polres Bondowoso, pengurus Perpani Jawa Timur, dan ratusan pendukung. Kapolres menegaskan, “Komitmen kami adalah menciptakan ekosistem olahraga yang inklusif dan berkelanjutan.”

Menurut data yang dirangkum panitia:

TahunJumlah PesertaKategori Utama
20221894
20232344
20242785
20253125
20263365

Dampak dan Implikasi

Turnamen ini memiliki implikasi strategis bagi pembangunan olahraga di Jawa Timur:

  1. Pelatihan Berkelanjutan: Program binaan Polres Bondowoso bekerja sama dengan Perpani memastikan atlet menerima pelatihan berkualitas.
  2. Peningkatan Ekonomi Lokal: Ratusan peserta dan pendukung memicu aktivitas ekonomi di Bondowoso.
  3. Kompetisi Level Nasional: Turnamen ini menjadi ajang seleksi untuk atlet yang berpotensi berlaga di ajang internasional.

Proyeksi Masa Depan

Dengan pertumbuhan peserta rata-rata 12% per tahun, Kapolres optimis turnamen akan menjadi salah satu event panahan terbesar di Pulau Jawa. “Kami berencana menggandeng investor swasta dan pemerintah daerah untuk membangun fasilitas latihan permanen di Bondowoso,” tambahnya. Dengan dukungan tersebut, diharapkan Bondowoso mampu melahirkan juara nasional dan internasional dalam dekade ke depan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup