Kontroversi Mistaken Identity: Leandro Paredes Jadi Pusat Drama Kartu Merah Breel Embolo

Kontroversi Mistaken Identity: Leandro Paredes Jadi Pusat Drama Kartu Merah Breel Embolo

Plat Merah – Pertandingan perempat final Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Swiss pada Sabtu (11/7/2026) diwarnai kontroversi besar saat wasit Joao Pinheiro mengeluarkan kartu merah kepada striker Swiss, Breel Embolo, akibat aturan mistaken identity yang melibatkan gelandang Argentina, Leandro Paredes. Kejadian ini terjadi pada menit ke-72, hanya lima menit setelah Swiss menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui Dan Ndoye.

Awalnya, Pinheiro memberikan tendangan bebas untuk Swiss dan menunjukkan kartu kuning kepada Leandro Paredes karena dianggap melakukan pelanggaran. Namun, setelah intervensi Video Assistant Referee (VAR), wasit diminta meninjau tayangan ulang di monitor. Dari hasil review, wasit menyimpulkan bahwa Embolo-lah yang melakukan simulasi (diving), bukan Paredes yang melanggar. Karena Embolo sudah menerima kartu kuning di babak pertama, kartu kuning kedua otomatis berubah menjadi kartu merah.

Keputusan ini sontak memicu perdebatan sengit. Banyak pihak menuding adanya keberpihakan FIFA terhadap Argentina, terutama setelah sebelumnya Federasi Sepak Bola Mesir menuduh wasit dan FIFA bias dalam pertandingan babak 16 besar. Namun, analis sepak bola menilai bahwa keputusan tersebut sudah tepat secara aturan. Meski demikian, Embolo meninggalkan lapangan dengan wajah tertunduk dan menangis, dihibur oleh rekan setimnya.

Dalam konferensi pers, pelatih Argentina Lionel Scaloni membela Leandro Paredes yang tetap tampil solid sepanjang laga. Paredes sendiri bermain penuh sebelum diganti pada babak perpanjangan waktu. Ia menjadi kunci di lini tengah Argentina bersama Alexis Mac Allister dan Enzo Fernandez.

Setelah keunggulan jumlah pemain, Argentina mendominasi permainan. Gol kemenangan baru tercipta pada babak perpanjangan waktu melalui tendangan jarak jauh Julian Alvarez pada menit ke-112, disusul gol Lautaro Martinez pada menit ke-120+1. Argentina menang 3-1 dan melaju ke semifinal melawan Inggris.

Insiden ini menjadi sorotan utama media internasional. Banyak yang menyebut bahwa Leandro Paredes menjadi aktor tidak langsung dalam drama kartu merah tersebut. Meski dirinya tidak bersalah, namanya terus disebut dalam berbagai pemberitaan. Para penggemar di media sosial pun terbelah; ada yang mendukung keputusan wasit, ada pula yang menganggapnya sebagai skenario yang menguntungkan Argentina.

Kesimpulannya, kontroversi mistaken identity yang melibatkan Leandro Paredes menjadi salah satu momen paling kontroversial di Piala Dunia 2026. Meski Embolo menjadi korban, aturan tetap ditegakkan. Argentina pun melaju ke semifinal, meninggalkan Swiss dengan kekecewaan mendalam.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup