Muhammad Harryanto Dikukuhkan sebagai Ketum FPTI Lamongan, Ajak Kembali ke Masa Kejayaan Prestasi
PlatMerah.com, Lamongan – Muhammad Harryanto resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Lamongan pada Rabu, 12 Agustus 2026. Pengusaha muda ini terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) FPTI Lamongan, menggantikan Matekur yang masa baktinya telah berakhir. Masa kepengurusan baru ini berlaku untuk periode 2026-2030.
Pengukuhan dan Harapan Kebangkitan Prestasi
Dalam sambutannya, Muhammad Harryanto menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas amanah yang diberikan. Ia berkomitmen untuk menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya demi mengembalikan kejayaan FPTI Lamongan. “Semoga apa yang kita rencanakan bisa lancar dan FPTI kembali berjaya,” ujarnya.
Ketua Harian Pengprov FPTI Jawa Timur, Danu Iswara, menambahkan bahwa setelah pengukuhan ini, FPTI Lamongan diharapkan mampu bangkit kembali dan meraih prestasi yang membanggakan. Menurutnya, kembalinya beberapa atlet senior akan memperkuat tim dan meningkatkan aktivitas organisasi, terutama melalui penyelenggaraan kompetisi yang rutin.
Peran Kompetisi dalam Pengembangan Atlet
Danu Iswara menekankan pentingnya kompetisi sebagai wadah pembinaan atlet muda. Dengan ajang kompetisi yang digalakkan, bibit-bibit baru atlet panjat tebing dapat ditemukan dan dikembangkan. Kompetisi juga menjadi sarana untuk mengukur kemampuan dan meningkatkan kualitas atlet.
Masa Kejayaan FPTI Lamongan
FPTI Lamongan memiliki sejarah prestasi yang membanggakan, termasuk meraih medali emas di berbagai event regional, nasional, dan internasional. Organisasi ini juga pernah menjadi juara umum dua kali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur. Prestasi tersebut menjadi motivasi bagi kepengurusan baru untuk mengembalikan masa kejayaan tersebut.
Dukungan dari KONI dan Disbudporapar
Pengukuhan kepengurusan FPTI Lamongan turut dihadiri oleh perwakilan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudporapar) Lamongan. Acara ditutup dengan tradisi potong tumpeng sebagai bentuk rasa syukur dan pemicu semangat dalam melaksanakan program kerja.
Langkah Ke Depan
- Memperkuat pembinaan atlet dari tingkat dasar hingga profesional.
- Mengaktifkan kembali ajang-ajang kompetisi lokal dan regional.
- Membangun sinergi dengan KONI dan institusi terkait untuk mendukung pengembangan olahraga panjat tebing.
- Mendorong keterlibatan atlet senior sebagai mentor bagi atlet muda.
Dengan langkah-langkah tersebut, FPTI Lamongan berharap dapat kembali menorehkan prestasi dan mengharumkan nama daerah di kancah olahraga panjat tebing nasional maupun internasional.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












