Hotman Ngaku Dihubungi ‘Orang Dekat Solo’, Diminta Hapus Video yang Minta Kapolri Tak Tahan Roy-Tifa

Hotman Ngaku Dihubungi 'Orang Dekat Solo', Diminta Hapus Video yang Minta Kapolri Tak Tahan Roy-Tifa

Plat Merah – Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea mengaku dihubungi oleh seseorang yang disebutnya sebagai ‘orang dekat Solo’ dan diminta untuk menghapus video yang berisi permintaan agar Kapolri tidak menahan Roy dan Tifa. Pernyataan ini mengejutkan publik dan memicu spekulasi mengenai adanya tekanan dari pihak tertentu dalam kasus yang melibatkan dua selebriti tersebut. Hotman ngaku dihubungi ‘orang dekat Solo’, diminta hapus video yang minta Kapolri tak tahan Roy-Tifa, dan hal ini diungkapkannya dalam sebuah wawancara eksklusif.

Dalam keterangannya, Hotman menjelaskan bahwa video yang ia unggah sebelumnya berisi permintaan kepada Kapolri untuk tidak menahan Roy dan Tifa karena alasan kemanusiaan. Namun, tak lama setelah video itu viral, ia mendapat telepon dari seseorang yang mengaku dekat dengan kalangan di Solo. Orang tersebut memintanya untuk segera menghapus video tersebut. Hotman ngaku dihubungi ‘orang dekat Solo’, diminta hapus video yang minta Kapolri tak tahan Roy-Tifa, dan ia merasa ada maksud tertentu di balik permintaan itu.

Kasus Roy dan Tifa sendiri telah menjadi sorotan publik dalam beberapa pekan terakhir. Keduanya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan. Hotman, yang dikenal vokal dalam berbagai kasus hukum, awalnya mendukung langkah kepolisian namun kemudian meminta agar keduanya tidak ditahan dengan alasan kesehatan. Namun, permintaan tersebut menuai kontroversi dan memicu perdebatan di media sosial.

Hotman ngaku dihubungi ‘orang dekat Solo’, diminta hapus video yang minta Kapolri tak tahan Roy-Tifa, dan ia menolak untuk memenuhi permintaan tersebut. Menurutnya, sebagai pengacara, ia memiliki hak untuk menyuarakan pendapat dan membela kliennya. Ia juga menegaskan bahwa tidak ada tekanan yang bisa menghentikannya untuk memperjuangkan keadilan. “Saya tidak akan menghapus video itu. Biar publik yang menilai,” ujarnya.

Sementara itu, pihak kepolisian belum memberikan tanggapan resmi terkait pengakuan Hotman. Namun, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebelumnya telah menyatakan bahwa proses hukum terhadap Roy dan Tifa akan berjalan sesuai aturan yang berlaku. Kasus ini terus berkembang dan menjadi perhatian banyak pihak, termasuk para pengamat hukum yang mendesak transparansi dalam penanganannya.

Di tengah hiruk-pikuk kasus ini, Hotman juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Ia berharap publik tetap bijak dalam menyikapi setiap perkembangan kasus. Hotman ngaku dihubungi ‘orang dekat Solo’, diminta hapus video yang minta Kapolri tak tahan Roy-Tifa, dan ia berkomitmen untuk terus mengawal kasus ini hingga tuntas.

Kesimpulannya, pengakuan Hotman Paris ini menambah dimensi baru dalam kasus Roy-Tifa. Adanya dugaan intervensi dari pihak tertentu menunjukkan bahwa kasus ini tidak sesederhana yang dibayangkan. Publik pun menanti langkah selanjutnya dari Hotman dan aparat penegak hukum dalam mengungkap fakta di balik permintaan penghapusan video tersebut.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup