Kepala BGN Kebut Pembenahan Tata Kelola MBG, Sabtu-Minggu Tetap Kerja
PlatMerah.com, Jakarta – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan pihaknya tengah mempercepat pembenahan tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia mengatakan BGN bahkan tetap bekerja pada Sabtu dan Minggu untuk mengejar target pembenahan tersebut.
Sudaryono mengatakan BGN tidak menetapkan batas waktu secara spesifik untuk menyelesaikan pembenahan tata kelola. Namun, ia memastikan pihaknya ingin proses tersebut dilakukan secepat mungkin.
Komitmen Bekerja Tanpa Henti
Dalam konferensi pers di Kantor BGN, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (31/7), Sudaryono menyampaikan bahwa waktu menjadi kompetitor utama dalam pembenahan ini. Ia menegaskan bahwa jajarannya bekerja keras, termasuk di akhir pekan.
“Oke gini, berapa lama Kami ingin secepat-cepatnya. Sebetulnya saya sampaikan kepada jajaran di BGN, saya sudah sepakat dengan Bu Waka dan Pak Waka ini bahwa ibaratnya kompetitor kita ini adalah waktu. Ekspektasi masyarakat, harapan masyarakat dengan realisasi dari kita membereskan tata kelola ini. Jadi kami ini Sabtu-Minggu pun kami kerja, ada yang Zoom ada yang apa semua, ya. Jadi kami kebut terus,” ujar Sudaryono.
Evaluasi Aturan dan Mekanisme
Pembenahan dilakukan dengan mengevaluasi berbagai aturan dan mekanisme yang saat ini berjalan di BGN. Menurut Sudaryono, BGN akan menentukan aturan mana yang perlu diperbaiki maupun mekanisme yang perlu dibenahi.
“Aturan mana yang harus diperbaiki, kemudian mana yang harus dibenahi, mana yang harus di-suspend, mana yang harus dihindarkan,” katanya.
Koordinasi dengan Kementerian dan Lembaga
Selain melakukan pembenahan internal, BGN juga menggandeng kementerian dan lembaga lain. Salah satunya melalui koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait Keputusan Presiden (Keppres) mengenai satuan tugas (satgas) pangan di daerah.
BGN ingin memastikan satgas pangan di daerah dapat dilibatkan secara efektif dalam fungsi pengawasan program MBG. Pengawasan tersebut juga berkaitan dengan pemenuhan standar gizi dalam makanan yang diberikan kepada penerima manfaat.
“Kami kolaboratif kami mengajak semua lembaga, kementerian lembaga yang lain termasuk juga kami sedang berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri untuk Keppres terkait satgas pangan di daerah ini juga bagaimana secara efektif bisa kemudian dilibatkan untuk fungsi pengawasan,” kata Sudaryono.
Ia menambahkan, satgas pangan juga bertugas memastikan mekanisme penyajian menu sesuai dengan gizi yang diharapkan, terutama bagi anak-anak dan ibu hamil serta menyusui.
Permintaan Waktu kepada Masyarakat
Sudaryono meminta masyarakat memberikan waktu kepada BGN untuk menyelesaikan proses pembenahan tata kelola. Ia kembali menegaskan keinginannya agar pembenahan tersebut dapat dilakukan sesegera mungkin.
“Jadi kasih kami waktu, kami merasa ya mungkin ini cepat-cepat lah ya. Jadi saya sih penginnya lebih cepat lebih baik. Kalau bisa kemarin selesai ngapain hari ini ya,” tuturnya.
Meski demikian, Sudaryono enggan menetapkan tenggat waktu secara terbuka. Ia khawatir target waktu yang disampaikan justru menjadi beban yang kemudian ditagihkan kepada BGN.
“Tapi intinya kami kebut terus ya. Masalahnya kalau saya nanti jawab sekian-sekian nanti jadi ditagih, tapi yang jelas kami kami punya komitmen internal ya berapa lama ini akan selesaikan dan seterusnya,” tuturnya.
Evaluasi Internal Rutin
Untuk memastikan proses pembenahan berjalan, BGN menerapkan mekanisme evaluasi internal secara rutin. Sudaryono menyebut rapat dilakukan setiap hari untuk memantau pekerjaan yang telah disepakati sebelumnya sekaligus menetapkan pekerjaan berikutnya.
“Dan bahkan mekanisme internal kami, kami setiap hari melakukan rapat. Jadi rapat itu adalah kita bikin janji apa yang harus kita kerjakan, rapat berikutnya adalah menagih janji kita yang lalu dan bikin janji pekerjaan baru sehingga sehingga kita ada monev-nya ada perkembangannya jadi selesai selesai selesai itu,” sambung dia.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.











