Dapat Rapor Merah dari SMRC, Istana Tegaskan Prabowo Kerja Bukan Demi Survei

Dapat Rapor Merah dari SMRC, Istana Tegaskan Prabowo Kerja Bukan Demi Survei

PlatMerah.com, Jakarta – Istana Kepresidenan menegaskan bahwa kerja-kerja Presiden Prabowo Subianto dan Kabinet Merah Putih tidak berorientasi pada hasil survei. Penegasan ini disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menanggapi hasil survei terbaru Saiful Mujani Research Consulting (SMRC) yang menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah turun menjadi 51,1 persen.

Survei yang dilakukan pada 5-19 Juli 2026 itu mencatat penurunan signifikan dibandingkan survei sebelumnya yang sempat mencapai 81,2 persen pada November 2025. Penurunan ini pun dianggap sebagai ‘rapor merah’ bagi pemerintah.

Penegasan Istana

Dalam keterangannya, Kamis (30/7/2026) malam, Mensesneg Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pemerintah sejak awal bekerja bukan untuk mengejar hasil survei.

“Sedari awal, selalu kita sampaikan bahwa kita bekerja bukan dalam rangka mencari (hasil) survei. Kami meyakini apa yang dikerjakan Presiden dan seluruh kementerian serta lembaga memang berorientasi untuk kepentingan masyarakat,” ujar Prasetyo Hadi.

Menurutnya, program-program yang dijalankan pemerintah saat ini merupakan tindak lanjut dari janji kampanye Presiden Prabowo saat Pilpres 2024.

Data Survei SMRC

SMRC mencatat tingkat kepuasan terhadap Prabowo turun dari 81,2 persen pada November 2025 menjadi 66,4 persen pada survei Februari-Maret 2026, lalu kembali turun menjadi 51,1 persen pada Juli 2026. Secara keseluruhan, terjadi penurunan sekitar 30,1 poin persentase dalam sembilan bulan.

Survei dilakukan berdasarkan wawancara telepon atau langsung terhadap 749 responden yang dipilih secara acak. SMRC memakai margin of error 3,7 persen dalam metode penelitiannya.

Tanggapan Publik dan Parpol

Publik menanggapi hasil survei itu sebagai rapor merah sekaligus peringatan agar pemerintah meningkatkan kinerjanya. Sementara itu, Partai Gerindra akan mengkaji hasil survei tersebut dan menjadikannya sebagai masukan bagi pemerintah.

Mensesneg menegaskan, pemerintah tidak pernah bekerja untuk mengejar survei, tetapi yakin rakyat akan menerima semua yang dijalankan sebagai wujud janji kampanye.

“Kami tidak pernah melihat atau bekerja untuk mengejar sebuah survei, tetapi dari yang kita kerjakan, kita yakin rakyat akan bisa menerima semua yang kita jalankan sebagai janji kampanye,” tandas Prasetyo Hadi.

Program Prioritas Pemerintah

Prasetyo Hadi juga menjelaskan bahwa perwujudan janji kampanye itu merupakan cita-cita bersama sebagai bangsa dan negara yang bergerak maju. Beberapa program yang dikejar pemerintah antara lain kemandirian pangan, energi, industrialisasi, dan hilirisasi.

Pemerintah berkomitmen untuk terus bekerja demi kepentingan masyarakat, bukan untuk mengejar angka survei.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup