Ibu di Surabaya Lapor Polisi Usai Anaknya Diduga Telantar Dibawa Eks Suami
PlatMerah.com, Surabaya – Seorang ibu di Surabaya, Agustin Arimardika (33), melaporkan mantan suaminya ke Polrestabes Surabaya setelah putrinya yang berinisial A (5) diduga telantar. Anak tersebut dibawa oleh mantan suaminya, Sunardi, sejak awal Maret 2025 dan hingga kini belum dikembalikan.
Agustin mengaku khawatir dengan kondisi anaknya setelah mendapat kabar bahwa putrinya tidak terurus. Ia telah berupaya menjemput anaknya, namun Sunardi menolak menyerahkannya. Laporan ke polisi menjadi langkah terakhir setelah berbagai upaya mediasi tidak membuahkan hasil.
Kronologi Penelantaran Anak
Permasalahan ini bermula ketika Sunardi menyatakan rindu dan ingin bertemu dengan putrinya. Agustin kemudian mengantarkan A ke kos Sunardi di kawasan Simo, Surabaya, pada akhir pekan. Keduanya sepakat anak tersebut berada bersama Sunardi dari Jumat hingga Minggu.
Namun, saat Agustin datang menjemput pada Senin siang, Sunardi menolak menyerahkan anak tersebut. Bahkan, Sunardi disebut mengajak Agustin untuk berhubungan badan, yang membuat Agustin semakin tidak nyaman.
Upaya Penjemputan dan Kekhawatiran
Agustin beberapa kali mencoba menjemput anaknya, namun selalu dihalangi. Ia juga mengirimkan kebutuhan baju dan makanan melalui adik Sunardi. Hingga akhirnya, ia mendapat kabar bahwa anaknya tidur di Pasar Keputran, yang membuatnya semakin khawatir.
“Waktu saya jemput, anak saya di Pasar Keputran tidur. Terus ya kan aku ya nggak tega loh kalau misalnya lihat anakku kayak gitu. Nah, terus tetap nggak boleh. Akhire ya wis lah nihil,” ucap Agustin.
Langkah Hukum dan Dukungan Instansi
Agustin akhirnya meminta bantuan Bhabinkamtibmas, pengurus RT/RW, hingga Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Surabaya. Ia juga mengunggah foto anaknya di media sosial untuk mencari keberadaannya.
“Niatku tuh nggak ada untuk laporan apa sejauh ini untuk melaporkan dia, untuk pengaduan di Polrestabes, aku nggak mau sebenarnya ramai-ramai kayak gini tuh. Lah berhubung Sunar-nya kayak gitu, saya sudah nggak ada jalan keluar,” kata Agustin.
Tanggapan Polisi
Polrestabes Surabaya telah menerima laporan Agustin dan menindaklanjutinya. Menurut Agustin, ia sempat dipanggil untuk dimintai keterangan. Namun, ia belum mengetahui perkembangan lebih lanjut dari laporannya.
“Iya, kemarin siang itu (pengaduan). Terus sorenya itu baru ditindak. Tapi nanti nggak tahu katanya ada panggilan lagi, tapi dipanggil ke Polrestabes,” kata Agustin.
Kasus ini menjadi perhatian karena menyangkut perlindungan anak. Pihak berwenang diharapkan dapat segera menyelesaikan masalah ini demi kepentingan terbaik bagi anak.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.











