Adik Ungkap Pesan Terakhir Kakak ABK KM Mutiara Sentosa 2 Sebelum Terbakar: Minta Doa agar Selamat

Adik Ungkap Pesan Terakhir Kakak ABK KM Mutiara Sentosa 2 Sebelum Terbakar: Minta Doa agar Selamat

PlatMerah.com, Surabaya – Seorang anak buah kapal (ABK) KM Mutiara Sentosa 2, Fredrik Joko Budiyanto Rumbiak, sempat mengirimkan pesan terakhir kepada adiknya sebelum kapal yang ditumpanginya terbakar di perairan Sumenep, Madura, pada Minggu (28/2/2026). Dalam pesan tersebut, Fredrik meminta keluarganya mendoakan keselamatannya.

Adik Fredrik, Sevira Desi, menceritakan bahwa pesan terakhir dari kakaknya diterima sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu, Fredrik mengirimkan video yang menunjukkan kondisi kapal tempatnya bekerja sedang terbakar. Ia meminta didoakan agar selamat dari musibah tersebut.

“Kakak saya kirim video bahwa kapal tempat dia bekerja terbakar (KM Mutiara Sentosa 2) dan minta tolong didoakan agar dia selamat. Itu kabar terakhir dari kakak saya,” kata Sevira, Minggu (28/2/2026).

Setelah mengirimkan video itu, komunikasi dengan Fredrik langsung terputus. Hingga Minggu sore, seluruh pesan yang dikirimkan Sevira kepada kakaknya masih belum tersampaikan, ditandai dengan tanda centang satu pada aplikasi perpesanan.

“Setelah itu langsung centang satu sampai saat ini. Belum ada chat lagi dari kakak saya,” ujarnya.

Karena tak kunjung mendapat kabar, Sevira terus memantau perkembangan proses evakuasi melalui siaran langsung AMPM kumparan di TikTok. Ia juga mengaku hingga kini belum menerima informasi terbaru, baik dari kakaknya maupun dari tim SAR yang menangani proses evakuasi.

“Dari pagi sampai sekarang belum ada informasi terbaru dari kakak saya maupun dari tim SAR,” ucap Sevira.

Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di Perairan Sumenep

KM Mutiara Sentosa 2 yang melayani rute Surabaya-Makassar terbakar di perairan Sumenep, Madura, pada Minggu (28/2/2026). Kapal tersebut membawa 250 orang, termasuk penumpang dan awak kapal.

Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Kantor SAR Surabaya, Didit Arie Ristandy, mengatakan proses evakuasi masih terus berlangsung. Para penumpang dievakuasi menggunakan TB Hasnur sebelum dipindahkan ke Kapal Meratus Project 3. Tim SAR bersama sejumlah kapal di sekitar lokasi terus melakukan evakuasi terhadap penumpang dan awak kapal.

Update Evakuasi: 218 Selamat, 4 Meninggal Dunia

Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, menyampaikan pembaruan data hingga pukul 15.15 WIB. Sebanyak 218 penumpang berhasil diselamatkan, sementara empat orang dinyatakan meninggal dunia.

“Update saat ini, hingga pukul 15.15 WIB, total korban terevakuasi selamat sebanyak 218 orang dan meninggal dunia sebanyak 4 orang,” kata Nanang kepada wartawan, Minggu (28/2/2026).

Proses evakuasi masih berlanjut dan tim SAR terus berupaya mencari serta mengevakuasi seluruh penumpang dan awak kapal. Keluarga korban berharap mendapat kepastian mengenai kondisi sanak saudara mereka yang berada di atas kapal.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup