Jemput Bola, Pendaftaran Perlinsos Digital di Sleman Melonjak 19 Kali Lipat

Jemput Bola, Pendaftaran Perlinsos Digital di Sleman Melonjak 19 Kali Lipat

PlatMerah.com, Sleman – Pendaftaran Perlindungan Sosial Digital (Perlinsos Digital) di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengalami lonjakan signifikan hingga 19 kali lipat dalam satu bulan terakhir. Peningkatan ini terjadi setelah pemerintah menerapkan strategi jemput bola yang melibatkan agen-agen di lapangan untuk mendampingi masyarakat secara langsung.

Peningkatan Signifikan Pendaftaran Perlinsos Digital

Direktur Jenderal Teknologi Pemerintah Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Mira Tayyiba, menyebutkan bahwa jumlah Kepala Keluarga (KK) yang mendaftar Perlinsos Digital naik dari sekitar 3.000 KK pada Juli menjadi lebih dari 61.000 KK pada awal Agustus 2026. Data pada tanggal 7 Agustus menunjukkan angka pendaftaran mencapai 61.000 KK, jauh meningkat dari 3.183 KK di awal Juli.

Strategi Jemput Bola sebagai Kunci Keberhasilan

Peningkatan ini tidak lepas dari pendekatan jemput bola yang dilakukan pemerintah daerah bekerja sama dengan agen-agen yang tersebar di seluruh wilayah Sleman. Agen-agen tersebut melakukan pendampingan mulai dari tingkat kalurahan hingga padukuhan untuk membantu masyarakat memahami dan mengikuti proses digitalisasi perlindungan sosial.

Bupati Sleman, Harda Kiswaya, mengungkapkan bahwa hingga saat ini terdapat 76.315 Kepala Keluarga yang telah terdaftar, didukung oleh 2.862 agen yang aktif menjangkau masyarakat secara langsung setiap hari.

Pelaksanaan Uji Coba dan Pemantauan Sistem

Pelaksanaan program Perlinsos Digital di Sleman merupakan bagian dari uji coba yang dipantau langsung oleh tim Komdigi sebagai koordinator wilayah 3 dari 21 wilayah di Indonesia. Tim ini tidak hanya mengawasi aspek teknologi dan kesiapan sistem, tetapi juga mengumpulkan masukan dari dinas terkait untuk evaluasi lebih lanjut.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan bahwa program ini masih dalam tahap penyempurnaan dan masukan dari pelaksanaan uji coba di Sleman akan digunakan untuk menyempurnakan sistem sebelum diperluas ke seluruh Indonesia.

Manfaat bagi Masyarakat dan Pengembangan Layanan

Fokus utama dari program ini bukan hanya pengenalan teknologi, tetapi memastikan layanan digital ini benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat. Pemerintah menilai keberhasilan program ini dari seberapa besar masyarakat merasakan kemudahan dan keuntungan dari digitalisasi perlindungan sosial.

Dengan adanya strategi jemput bola dan dukungan agen di lapangan, diharapkan pendaftaran dan penggunaan Perlinsos Digital dapat terus meningkat dan memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat di berbagai daerah.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup