Pemkab, Kodim, hingga Polres Bogor Sepakati 5 Poin Jaga Rawat Jawa Barat
PlatMerah.com, Cibinong – Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Kepolisian Resor (Polres) Bogor, Kodim 0621 Kabupaten Bogor, Lanud Atang Sendjaja, serta seluruh elemen masyarakat menggelar Apel Kebangsaan 2026 di Lapangan VVIP Stadion Gelora Pakansari, Cibinong, Jumat (14/8/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi Tiga Pilar dan merawat kebinekaan di Jawa Barat.
Apel Kebangsaan dan Deklarasi 5 Poin
Acara yang dimulai pukul 16.28 WIB secara serentak se-Jawa Barat ini dihadiri oleh 1.584 peserta lintas sektoral. Rangkaian acara ditandai dengan pembacaan naskah Pernyataan Kebangsaan oleh pimpinan TNI, Polri, dan Pemkab Bogor, serta pembubuhan tanda tangan bersama pada papan baliho bertuliskan “Deklarasi Kebangsaan Jaga Rawat Jawa Barat”.
Isi deklarasi tersebut mencakup lima poin komitmen sikap strategis masyarakat Kabupaten Bogor, antara lain:
- Setia kepada Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
- Merawat kebersamaan, kerukunan, toleransi, dan gotong royong dengan semangat silih asah, silih asih, silih asuh.
- Menjaga generasi muda dan lingkungan dari bahaya narkoba, kekerasan, dan kejahatan jalanan.
- Menolak tegas peredaran hoaks, provokasi, intoleransi, dan segala bentuk perpecahan.
- Bersama-sama menjaga dan merawat Jawa Barat yang damai dan sejahtera.
Partisipasi Beragam Elemen Masyarakat
Prosesi pembubuhan tanda tangan deklarasi disaksikan langsung oleh jajaran Forkopimda dan diikuti oleh ratusan perwakilan tokoh agama, tokoh pemuda, organisasi masyarakat, LSM, serikat buruh seperti FSPMI dan KBPSI, Banser, Kokam, pimpinan Pramuka, komunitas ojek online, hingga petugas pengamanan swakarsa. Partisipasi luas ini mencerminkan komitmen bersama untuk menjaga kerukunan dan keamanan di Kabupaten Bogor.
Pesan Kapolres Bogor
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto mengapresiasi kesolidan dan kehadiran peserta yang sangat antusias. Ia menekankan bahwa deklarasi ini bukan sekadar seremoni, melainkan janji moral untuk membentengi Kabupaten Bogor dari ancaman disinformasi, provokasi, dan radikalisme.
Menurut Wikha, keamanan dan ketertiban umum tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat TNI-Polri, melainkan memerlukan peran aktif seluruh lapisan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu yang memecah belah persatuan.
Wikha juga mengajak masyarakat untuk terus memegang teguh lima poin deklarasi dan menggelorakan semangat “Jaga Rawat Jawa Barat, Jaga Kabupaten Bogor untuk Indonesia”. Ia mengimbau warga untuk mengutamakan musyawarah, mempererat tali silaturahmi di tingkat basis, serta menjaga lingkungan masing-masing demi terciptanya Kabupaten Bogor yang aman, nyaman, damai, dan kondusif secara berkelanjutan.
Makna dan Dampak Kegiatan
Apel Kebangsaan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat persatuan dan menjaga stabilitas sosial di wilayah Jawa Barat, khususnya Kabupaten Bogor. Dengan adanya komitmen bersama dari berbagai elemen masyarakat dan aparat keamanan, diharapkan potensi konflik, penyebaran hoaks, serta masalah sosial lainnya dapat diminimalisir.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi dan penguatan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat, terutama generasi muda, agar terus menjaga kerukunan dan semangat gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.













