Cerita Detik-detik Korban KM Virgo Bertahan 10 Jam di Laut dengan Tabung Gas
PlatMerah.com, Garut – Sebelas korban selamat KM Virgo asal Garut telah dipulangkan ke kampung halaman mereka setelah mengalami tragedi kapal tenggelam di Laut Jawa pada 13 September 2026. Salah satu korban, Akmal, menceritakan perjuangannya bertahan hidup selama 10 jam di laut dengan berpegangan pada tabung gas elpiji 12 kilogram.
Akmal tiba di Garut bersama sembilan rekannya pada malam hari, disambut langsung oleh Bupati Syakur Amin. Dalam pertemuan tersebut, Akmal mengungkapkan bagaimana detik-detik kapal yang mereka tumpangi mulai oleng hingga akhirnya ia bersama beberapa penumpang lain terpaksa melompat ke laut untuk menyelamatkan diri.
Perjuangan Bertahan Hidup di Laut
Akmal yang awalnya sedang tidur, dibangunkan oleh temannya saat kapal mulai kehilangan keseimbangan. Tanpa berpikir panjang, ia melompat ke laut dan berhasil menemukan tabung gas elpiji yang digunakan sebagai alat pelampung agar tidak tenggelam. Ia bersama empat penumpang lain saling bergantian memegang tabung gas dan pelampung untuk bertahan sepanjang malam.
“Sepanjang malam kami saling ngobrol dan menguatkan satu sama lain,” ujarnya. Kondisi kelelahan melanda mereka, namun semangat untuk bertahan hidup tetap menyala hingga sekitar 10 jam kemudian, saat sebuah kapal pengangkut batu bara melihat dan menyelamatkan mereka.
Data Korban dan Penanganan Pasca Kepulangan
Dari 22 warga Garut yang menjadi korban dalam insiden KM Virgo, 11 berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, dua dinyatakan meninggal, dan sembilan lainnya masih hilang. Kesebelas korban selamat ini sudah diterbangkan dari Banjarmasin ke Jakarta dan kemudian diantar ke Garut untuk mendapatkan penanganan medis dan pemulihan di rumah singgah Dinas Sosial Kabupaten Garut.
| Nama Korban Selamat |
|---|
| Akmal |
| Agus Munir |
| Arman |
| Gungun |
| Iwan |
| Fathir |
| Fauzan |
| Rehan |
| Willi |
| Sehabudin |
| Gilang |
Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Sosial dan tim kesehatan secara langsung melakukan penjemputan dan memastikan kondisi para korban setelah kembali ke kampung halaman. Proses ini penting untuk memberikan dukungan psikologis dan pemeriksaan kesehatan menyeluruh kepada para korban yang mengalami trauma akibat musibah tersebut.
Insiden KM Virgo yang terjadi di Laut Jawa menjadi perhatian serius karena menimbulkan korban jiwa dan hilang. Kisah bertahan hidup Akmal dan rekan-rekannya menjadi gambaran nyata perjuangan manusia menghadapi situasi darurat di laut yang penuh risiko.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.














