Lahan 60 Hektar di Subang Jadi Pabrik Mobil Nasional Prabowo, Setahun Produksi 50.000 Unit
Plat Merah – Lahan 60 hektar di Subang jadi pabrik mobil nasional Prabowo, setahun produksi 50.000 unit. Proyek ambisius ini resmi memasuki tahap pengembangan awal di Kabupaten Subang, Jawa Barat, dengan target kapasitas produksi mencapai 50.000 unit kendaraan per tahun. Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin meninjau langsung lokasi pembangunan pada Rabu, 10 Juni 2026, untuk memastikan kesiapan ekosistem industri otomotif nasional yang dioperasikan oleh PT Pindad.
Dalam kunjungan tersebut, Direktur Utama PT Pindad, Sigit P. Santosa, memaparkan rencana pengembangan kawasan industri otomotif terintegrasi. Tahap awal pembangunan difokuskan pada lahan seluas 60 hektar dengan target produksi 50.000 unit per tahun. Lahan 60 hektar di Subang jadi pabrik mobil nasional Prabowo, setahun produksi 50.000 unit merupakan langkah awal dari master plan yang jauh lebih besar. Ke depannya, kawasan ini direncanakan meluas hingga 539 hektar dengan kapasitas produksi mencapai 300.000 unit kendaraan per tahun.
Sjafrie menegaskan bahwa pembangunan industri manufaktur berbasis teknologi ini memiliki peran penting dalam memperkuat kemandirian nasional. “Selain memperkuat kemampuan produksi nasional, proyek ini juga menjadi bagian dari upaya membangun fondasi ekonomi yang tangguh melalui penguasaan teknologi, peningkatan daya saing industri, serta pengembangan sumber daya manusia Indonesia,” ujarnya dalam keterangan resmi Kementerian Pertahanan.
Proyek mobil nasional ini dibagi dalam tiga tahap pembangunan, yaitu pada periode 2026 hingga 2028. Pada tahap awal, kapasitas produksi ditargetkan 50.000 unit per tahun pada 2028, dan secara bertahap meningkat hingga 300.000 unit per tahun pada tahap operasional penuh. Kawasan ini akan menjadi ekosistem manufaktur terintegrasi yang mencakup fasilitas pabrik, perkantoran, sarana uji, pusat rekayasa kendaraan, serta fasilitas pendukung lainnya.
Lahan 60 hektar di Subang jadi pabrik mobil nasional Prabowo, setahun produksi 50.000 unit juga diproyeksikan mampu menyerap tenaga kerja hingga sekitar 2.000 pekerja. Sigit Santosa menyatakan bahwa investasi sumber daya manusia telah dilakukan sejak beberapa tahun lalu untuk mendukung proyek nasional ini, mulai dari tingkat perencana hingga pelaksana.
Keberadaan pabrik ini diharapkan dapat memperkuat industri otomotif nasional dan mengurangi ketergantungan pada impor kendaraan. Dengan penguasaan teknologi dan pengembangan SDM, Indonesia diharapkan mampu bersaing di pasar global. Proyek ini merupakan wujud nyata dari visi Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan mobil nasional yang mandiri dan berdaya saing.
Kesimpulannya, pengembangan kawasan industri otomotif di Subang menjadi tonggak penting bagi kemandirian industri nasional. Lahan 60 hektar di Subang jadi pabrik mobil nasional Prabowo, setahun produksi 50.000 unit menjadi bukti komitmen pemerintah dalam membangun fondasi ekonomi yang tangguh melalui sektor manufaktur strategis.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.










