Sejumlah Kendaraan Mogok Usai Isi Pertalite di SPBU Paringin, Pengelola Mengaku Begini

Sejumlah Kendaraan Mogok Usai Isi Pertalite di SPBU Paringin, Pengelola Mengaku Begini

Plat Merah – Sejumlah kendaraan mogok usai isi Pertalite di SPBU Paringin, pengelola mengaku begini. Kejadian ini mengejutkan warga sekitar yang mengeluhkan kualitas BBM subsidi tersebut. Beberapa pengendara melaporkan mesin kendaraan mereka mati mendadak setelah mengisi Pertalite di SPBU tersebut. Pengelola SPBU mengaku bahwa ada kesalahan teknis pada tangki penyimpanan yang menyebabkan tercampurnya air ke dalam BBM.

Sejumlah kendaraan mogok usai isi Pertalite di SPBU Paringin, pengelola mengaku begini. Peristiwa ini terjadi pada Senin (15/6/2026) pagi, saat antrean kendaraan mengular di SPBU tersebut. Para pengemudi yang sudah membeli Pertalite langsung merasakan gejala aneh pada kendaraan mereka, seperti tersendat-sendat hingga akhirnya mogok total. Petugas SPBU segera menutup dispenser dan melakukan investigasi internal.

Menurut pengelola, masalah ini disebabkan oleh kebocoran pada tangki bawah tanah yang memungkinkan air masuk saat hujan deras beberapa hari terakhir. Akibatnya, Pertalite yang keluar dari dispenser tercampur air dalam kadar tinggi. Sejumlah kendaraan mogok usai isi Pertalite di SPBU Paringin, pengelola mengaku begini dan berjanji akan mengganti rugi para korban. Hingga berita ini diturunkan, SPBU tersebut masih ditutup sementara untuk perbaikan.

Kasus serupa sebenarnya pernah terjadi di beberapa daerah lain. Di Medan, kasus pembelian Pertalite menggunakan jeriken sempat menjadi sorotan karena dua terdakwa terancam hukuman penjara dan denda hingga Rp60 miliar. Sementara di Ambon, kelangkaan Pertalite dan solar kerap terjadi, membuat warga harus antre berjam-jam. Namun, kasus di Paringin ini berbeda karena menyangkut kualitas BBM yang menyebabkan kerusakan kendaraan.

Pertamina selaku penyedia BBM mengaku akan melakukan audit terhadap SPBU tersebut. Mereka juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan jika menemukan kejanggalan saat mengisi BBM. Sejumlah kendaraan mogok usai isi Pertalite di SPBU Paringin, pengelola mengaku begini, dan kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih teliti dalam menjaga kualitas BBM.

Kesimpulannya, insiden ini menunjukkan pentingnya pengawasan ketat terhadap penyimpanan BBM di SPBU. Para pengendara diimbau untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan setelah mengisi BBM, terutama jika mencurigai adanya masalah. Pihak berwenang juga harus memastikan SPBU memenuhi standar keamanan agar kejadian serupa tidak terulang.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup