Cerita Toriq, Anak Petani asal Banyumas Jadi Lulusan Terbaik IPDN
PlatMerah.com, Banyumas – Mohamad Toriq Anwar, pemuda asal Banyumas, Jawa Tengah, berhasil menorehkan prestasi membanggakan. Ia dinobatkan sebagai salah satu lulusan terbaik Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) tahun 2026 dan mendapat kehormatan disematkan tanda pangkat Pamong Praja Muda langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
Kisah perjuangannya menjadi inspirasi, terutama bagi generasi muda dari keluarga sederhana. Toriq membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak menghalangi impian untuk meraih pendidikan tinggi dan mengabdi kepada negara.
Latar Belakang Keluarga
Toriq merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. Keluarganya menggantungkan hidup dari hasil bertani, beternak bebek, dan menjual telur bebek ke warung-warung sekitar rumah. Sang kakak bekerja sebagai buruh di pabrik kayu tak jauh dari kediaman mereka.
Kondisi ekonomi yang pas-pasan tidak menyurutkan tekad Toriq. Ia justru termotivasi untuk mengangkat derajat keluarganya melalui pendidikan.
Perjuangan Mengikuti Seleksi
Pada 2022, Toriq mengikuti Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP) IPDN. Ia memilih sekolah kedinasan ini karena seluruh biaya pendidikan dan hidup ditanggung oleh negara, sehingga tidak membebani orang tua.
Namun, perjalanan seleksi tidak mudah. Lokasi tes di Semarang berjarak sekitar 4-5 jam dari Banyumas. Keluarganya harus berjuang menyediakan biaya transportasi dan administrasi. Toriq mengaku, kadang orang tuanya tidak memiliki uang untuk itu.
“Saat itu kadang orang tua saya tidak mempunyai biaya untuk itu,” ujarnya saat wawancara di Kampus IPDN Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Rabu (29/7/2026). Meski terkendala biaya, keluarganya berusaha mencari bantuan agar Toriq bisa mengikuti seluruh tahapan seleksi.
Hasil Seleksi dan Pengalaman Bersejarah
Toriq berhasil melewati semua tahapan: seleksi administrasi, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), pemeriksaan kesehatan, psikotes, hingga tes kesamaptaan. Ia mencatatkan nilai SKD sekitar 455 dan menjadi peringkat pertama di sesinya. Pada hasil akhir, ia meraih peringkat kedua untuk Provinsi Jawa Tengah.
Puncaknya, Toriq menjadi satu dari tiga Purna Praja yang mendapat kehormatan disematkan tanda pangkat langsung oleh Presiden Prabowo. “Saya merasa sangat bangga dan bisa menjadi salah satu dari tiga orang perwakilan penyematan yang disematkan langsung oleh Presiden, merupakan suatu pengalaman yang sangat-sangat membanggakan, suatu mimpi yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya. Jadi Alhamdulillah,” ungkapnya.
Tekad Mengabdi untuk Indonesia Emas 2045
Prestasi ini semakin memperkuat tekad Toriq untuk mengabdikan diri sebagai aparatur pemerintah. Ia siap memberikan pengabdian terbaik demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.
“Kami siap mengabdi. Kami siap memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa ini demi mewujudkan Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.













