TNI Gelar Kompetisi Siber Pecahkan Rekor MURI, Pemenang Bisa Jadi Prajurit
PlatMerah.com, Jakarta – Satuan Siber (Satsiber) TNI mengadakan kompetisi penanganan ancaman siber bertajuk Cyber Competition Rise The Ranger 2 di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Minggu (23/8/2026). Ajang ini berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai kompetisi siber dengan jumlah peserta terbanyak, yaitu 534 tim.
Fakta Utama Kompetisi Siber Rise The Ranger 2
Kompetisi ini melibatkan peserta dari berbagai kalangan seperti mahasiswa, profesional, praktisi, komunitas, hingga masyarakat umum yang ingin menguji kemampuan mereka dalam menghadapi berbagai skenario ancaman siber. Terdapat tiga kategori yang dilombakan, yaitu digital forensic, attack and defense, serta incident response.
Rekor MURI dan Jumlah Peserta
Komandan Satsiber TNI, Brigjen Juinta Omboh Sembiring, menyampaikan bahwa meskipun pendaftaran awal mencapai sekitar 600 tim, sebanyak 534 tim berhasil mengikuti kompetisi, sehingga memecahkan rekor MURI sebagai kompetisi siber dengan jumlah peserta terbanyak di Indonesia.
Tujuan dan Materi Kompetisi
Brigjen Juinta menjelaskan bahwa kompetisi ini merupakan wadah untuk menguji dan mengembangkan talenta-talenta Indonesia di bidang siber. Tahun ini, materi yang diujikan juga menghadirkan elemen baru yang belum pernah dipakai dalam penyelenggaraan sebelumnya, dengan tujuan memperkaya pengalaman peserta dalam menghadapi ancaman siber nyata.
Peluang Masuk TNI bagi Pemenang
Salah satu keistimewaan kompetisi ini adalah peluang bagi para pemenang untuk mengikuti seleksi masuk TNI. Finalis juara 1, 2, dan 3 yang berminat dapat mengikuti seleksi tingkat pusat dengan prioritas tertentu. Seleksi ini meliputi materi psikologi dan mental ideologi, yang dianggap sangat penting oleh Satsiber TNI. Untuk aspek fisik dan kesehatan, pihak TNI akan memberikan toleransi dalam beberapa kondisi tertentu yang masih dapat dimaklumi.
Signifikansi Kompetisi bagi Talenta Siber Indonesia
Kompetisi Rise The Ranger 2 menjadi platform strategis untuk mengidentifikasi dan mengembangkan sumber daya manusia di bidang siber yang memiliki kemampuan tinggi. Langkah ini mendukung upaya TNI dalam memperkuat pertahanan siber nasional serta memberikan peluang karier bagi generasi muda yang berkompeten di bidang teknologi informasi.
Dengan jumlah peserta yang terus meningkat dan materi yang semakin menantang, kompetisi ini diperkirakan akan menjadi agenda rutin yang penting bagi perkembangan talenta digital Indonesia sekaligus memperkuat kesiapan pertahanan siber nasional di masa depan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












