Penalti Veda Bukan Hukuman Berat, Janji Ngotot Setelah 1 Pembalap Pernah Podium dengan Nasib yang Sama
Plat Merah – Penalti Veda bukan hukuman berat, janji ngotot setelah 1 pembalap pernah podium dengan nasib yang sama. Veda Ega Pratama, pembalap muda Indonesia dari Honda Team Asia, harus menjalani long lap penalty pada Moto3 Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Park, Minggu (7/6). Meski sempat terlempar ke posisi 17, Veda bangkit dan finis ke-16, mengamankan satu poin berharga. Semangatnya tak surut, terinspirasi oleh pembalap lain yang pernah meraih podium setelah mendapat hukuman serupa.
Penalti Veda bukan hukuman berat, janji ngotot setelah 1 pembalap pernah podium dengan nasib yang sama. Veda mengaku kecewa dengan sanksi yang diterimanya karena dianggap menghalangi Ruche Moodley saat kualifikasi. Namun, ia tetap optimis dan bertekad tampil lebih baik di seri berikutnya. ‘Saya akan terus berjuang, penalti ini bukan akhir segalanya,’ ujar Veda.
Start dari posisi ke-9, Veda langsung agresif dan sempat merangsek ke posisi 6. Namun, pada lap ketiga ia harus masuk pit lane untuk menjalani hukuman. Akibatnya, posisinya merosot ke urutan 17. Meski demikian, Veda tidak menyerah. Ia perlahan memperbaiki posisi hingga kembali ke urutan 16 pada lap ketujuh. Sayangnya, persaingan ketat membuatnya kembali tercecer ke posisi 18 sebelum akhirnya finis ke-16.
Penalti Veda bukan hukuman berat, janji ngotot setelah 1 pembalap pernah podium dengan nasib yang sama. Veda mencontoh pembalap Malaysia, Hakim Danish, yang pekan lalu meraih podium perdananya di Moto3 setelah sebelumnya juga mendapatkan hukuman serupa. ‘Saya yakin bisa seperti Danish. Penalti bukan alasan untuk menyerah,’ tegas Veda.
Balapan Moto3 Hungaria 2026 diwarnai drama dan insiden. Sejak lap pertama, Hakim Danish dan Ruche Moodley terlibat kecelakaan di tikungan 12, membuat keduanya gagal finis. Sementara itu, David Almansa memimpin awal balapan sebelum akhirnya diambil alih oleh Maximo Quiles pada lap ke-12. Veda sendiri mengaku performanya tidak maksimal karena terjatuh di FP2, namun ia siap bangkit di seri selanjutnya.
Dengan finis ke-16, Veda mengumpulkan satu poin dan tetap berada di papan tengah klasemen. Ia berjanji akan berlatih lebih keras untuk memperbaiki start dan menghindari penalti di masa depan. ‘Saya akan belajar dari pengalaman ini. Terima kasih kepada tim dan fans yang terus mendukung,’ pungkas Veda.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.











