Skotlandia Akhirnya Raih Kemenangan Perdana di Piala Dunia 2026
Plat Merah – Skotlandia akhirnya memutus puasa kemenangan di Piala Dunia setelah 36 tahun. Dalam laga pembuka Grup C melawan Haiti di Gillette Stadium, Foxborough, Sabtu (13/6/2026), tim asuhan Steve Clarke menang tipis 1-0 berkat gol John McGinn pada menit ke-23. Kemenangan ini membawa Skotlandia memuncaki klasemen sementara Grup C, unggul atas Brasil dan Maroko yang bermain imbang 1-1 di pertandingan lain.
Gol McGinn tercipta setelah kerja sama apik antara Che Adams dan Ben Gannon-Doak. Adams melepaskan tembakan yang sempat diblok, namun bola rebound langsung disambar McGinn dari jarak dekat. Meski unggul, Skotlandia harus bermain bertahan menghadapi tekanan Haiti yang tampil agresif, terutama melalui striker Frantzdy Pierrot. Pierrot, yang lahir di Haiti dan besar di Melrose, Massachusetts, menjadi ancaman utama bagi pertahanan Skotlandia. Ia beberapa kali merepotkan bek tengah Jack Hendry dan Grant Daley. Namun, kiper Skotlandia, Angus Gunn, tampil gemilang dengan beberapa penyelamatan krusial.
Pelatih Steve Clarke mengakui bahwa kemenangan ini sangat penting untuk menjaga asa lolos ke babak 32 besar. “Kami tahu Haiti akan memberikan perlawanan sengit. Mereka memiliki pemain-pemain berkualitas seperti Pierrot. Tapi kami berhasil mengamankan tiga poin, dan itu yang terpenting,” ujar Clarke dalam konferensi pers usai pertandingan.
Scott McTominay yang sempat diragukan tampil karena sakit perut, ternyata fit dan bermain penuh. Kehadirannya di lini tengah memberikan keseimbangan bagi Skotlandia. Sementara itu, FIFA mengonfirmasi adanya kegagalan VAR pada pertandingan ini, meskipun tidak mempengaruhi hasil akhir. Sebuah insiden kontroversial terjadi ketika Haiti meminta penalti setelah Pierrot dijatuhkan di kotak terlarang, namun wasit tidak meninjaunya.
Bagi Haiti, kekalahan ini tetap menjadi catatan sejarah karena mereka kembali tampil di Piala Dunia setelah absen sejak 1974. Pelatih Haiti, Gabriel Calderón, memuji perjuangan anak asuhnya. “Kami datang ke sini untuk bersaing. Skotlandia memang lebih unggul, tapi kami tidak menyerah. Pierrot luar biasa, dia menjadi inspirasi bagi banyak anak Haiti di Amerika Serikat,” katanya.
Dengan hasil ini, Skotlandia kini berada di puncak klasemen Grup C. Selanjutnya mereka akan menghadapi Brasil pada 18 Juni, sementara Haiti akan berhadapan dengan Maroko. Peluang Skotlandia untuk lolos semakin terbuka, terutama jika mereka mampu meraih hasil imbang atau menang di laga kedua. Namun, para penggemar Skotlandia tentu masih was-was, mengingat sejarah mereka yang sering gagal di turnamen besar. Kemenangan tipis atas Haiti setidaknya memberikan angin segar bagi Timnas Skotlandia untuk melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026.
Kesimpulannya, kemenangan perdana Skotlandia di Piala Dunia setelah 36 tahun menjadi momentum berharga. Dengan performa solid dan semangat juang tinggi, Skotlandia berpeluang menembus babak gugur untuk pertama kalinya dalam sejarah. Namun, tantangan berat masih menanti, terutama melawan raksasa Brasil. Publik Skotlandia berharap tim kesayangannya mampu mempertahankan konsistensi dan meraih hasil positif di pertandingan selanjutnya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.









