Bupati Siak Perketat Persiapan Logistik dan Bonus Kafilah untuk MTQ Riau 2026
Plat Merah – Kabupaten Siak terus memasuki tahap akhir persiapan menghadapi MTQ XLIV Tingkat Provinsi Riau 2026 yang akan diselenggarakan di Kuantan Singingi. Dengan menggandeng LPTQ, OPD, dan seluruh stakeholder terkait, Pemkab Siak menetapkan protokol persiapan yang detail, terutama dalam aspek logistik, dana bonus, dan promosi daerah.
Strategi Logistik yang Terintegrasi
Untuk memastikan kelancaran keberangkatan kafilah, Pemkab Siak telah memetakan 10 titik pemondokan di Kuantan Singingi. Setiap lokasi dilengkapi fasilitas dasar seperti kamar tidur, ruang ibadah, dan akses kesehatan. Transportasi mendapat perhatian khusus dengan penyediaan 3 unit bus pariwisata dan 4 minibus. Jadwal keberangkatan dibagi menjadi 3 gelombang:
| Gelombang | Tanggal | Jumlah Peserta |
|---|---|---|
| I | 25 Juni 2026 | 50 peserta + pelatih |
| II | 26 Juni 2026 | 20 peserta + official |
| III | 27 Juni 2026 | 10 peserta + tim medis |
Peran Lembaga CSR dalam Dukungan Bonus
Bupati Afni Z menegaskan komitmen untuk menyelesaikan pembayaran bonus kafilah 2025 yang belum terlunasi. Untuk itu, ia meminta Bagian Kesra dan OPD melakukan negosiasi dengan perusahaan BUMN/BUMD di Riau. Beberapa CSR yang dikembangkan:
- Program “Hadiah Quran” dari Bank Riau Kepri (Rp 1,5 miliar)
- Kolaborasi dengan PLN ULP Siak untuk dukungan listrik stand bazar
- Kerja sama dengan Telkomsel untuk penguatan jaringan komunikasi peserta
Komposisi Kafilah dan Program Promosi
Kabupaten Siak mengirimkan 70 peserta inti dengan rincian:
| Kategori | Jumlah |
|---|---|
| Peserta lomba utama | 50 orang |
| Pelatih | 15 orang |
| Official | 13 orang |
| Peserta cadangan | 2 orang |
Stand bazar Siak yang progresnya mencapai 60% akan mengusung konsep “Alam Quran dan Budaya Melayu”. Produk yang dipamerkan antara lain:
- Kain songket Siak dengan motif Al-Quran
- Kopi Bener Meriah kemasan premium
- Makanan khas seperti kerupuk talam dan dodol putih
Dampak Ekonomi dan Budaya
Event ini diproyeksikan mendorong perekonomian lokal melalui:
- Penjualan produk UMKM meningkat 30-40% pada 10 hari pelaksanaan
- Penyediaan lapangan kerja sementara bagi 500 warga Siak
- Peningkatan kunjungan wisatawan ke Kuantan Singingi hingga 15%
Bupati Afni Z menegaskan, “Kita ingin MTQ bukan sekadar lomba, tetapi menjadi wahana pelestarian nilai-nilai luhur Melayu yang terinspirasi Al-Quran.” Pemkab Siak juga mengalokasikan anggaran Rp 2,3 miliar khusus untuk perlengkapan peserta dan kegiatan pendukung.
Sementara itu, persiapan Pawai Taaruf dan Pawai Perahu Hias telah mencapai 60% progres. Konsep “Siak Emas” menjadi tema utama dengan menggabungkan unsur arsitektur Masjid Raya Siak dan seni ukiran tradisional.
Kronologi Kegiatan
| Tanggal | Kegiatan |
|---|---|
| 25-27 Juni 2026 | Keberangkatan kafilah |
| 26-4 Juli 2026 | Pelaksanaan MTQ XLIV |
| 3 Juli 2026 | Pawai Perahu Hias |
Langkah-langkah strategis ini diharapkan mampu membawa Kabupaten Siak meraih minimal 10 medali emas, meningkat dari pencapaian 2024 yang hanya 6 medali. Selain itu, event ini juga menjadi uji coba bagi pemerintah daerah dalam menyelenggarakan event keagamaan skala provinsi.
Bupati Siak mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung kafilah melalui doa dan partisipasi aktif dalam kegiatan pendukung. “Kemenangan bukan hanya soal juara, tetapi bagaimana kita menjaga semangat bersama dalam menegakkan syiar Islam,” pungkasnya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












