Andrie Antonio Zola Dilantik Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Bondowoso, Lengkapi Rangkaian Pelantikan ASN
Pelantikan Resmi Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Bondowoso
Plat Merah – Pada Senin, 13 Juli 2026, Pemerintah Kabupaten Bondowoso melaksanakan pelantikan Andrie Antonio Zola sebagai Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bondowoso. Prosesi berlangsung di Ruang Argopuro, Kantor Pemkab Bondowoso, dan menjadi pelantikan susulan setelah Zola tidak dapat hadir pada pelantikan massal 41 pejabat administrator dan pengawas pekan lalu.
Latar Belakang Penunjukan
Andrie Zola menggantikan Heru Sukamto yang telah memasuki masa purnatugas. Sebelumnya, Zola menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora). Pengalihan jabatan ini mencerminkan upaya Pemerintah Kabupaten untuk memanfaatkan pengalaman lintas sektor dalam mengelola isu-isu lingkungan, khususnya di wilayah yang rawan erosi dan kebakaran hutan.
Proses Pelantikan dan Legitimasi Hukum
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bondowoso, Puspo Pranoto, menjelaskan bahwa pelantikan terpisah diberikan untuk memastikan semua pejabat memiliki dokumen legal yang sah. “Pelantikan merupakan tahapan penting karena memberikan kepastian hukum bagi pejabat yang menduduki jabatan baru,” ujarnya.
- Pelantikan massal: Kamis, 9 Juli 2026 – 41 ASN administrator dan pengawas.
- Pelantikan susulan Zola: Senin, 13 Juli 2026 – satu orang.
- Tempat: Ruang Argopuro, Kantor Pemkab Bondowoso.
Wakil Bupati Bondowoso, Asad Yahya Safii, menekankan bahwa pengambilan sumpah jabatan bukan sekadar seremonial, melainkan amanah moral yang harus dipertanggungjawabkan.
Kronologi Singkat Pelantikan
- 9 Juli 2026 – 41 pejabat administrator dan pengawas dilantik secara bersamaan.
- 10-12 Juli 2026 – Zola menjalankan tugas dinas di luar daerah, sehingga tidak dapat hadir.
- 13 Juli 2026 – Pelantikan susulan Zola di Kantor Pemkab Bondowoso.
Tugas Pokok dan Fungsi Sekretaris DLH
Sekretaris DLH bertanggung jawab mengkoordinasikan seluruh kegiatan teknis dan administratif di lingkungan dinas, termasuk:
| Fungsi | Deskripsi |
|---|---|
| Perencanaan Kebijakan | Menyusun rencana aksi lingkungan yang selaras dengan kebijakan provinsi dan nasional. |
| Pengawasan | Memantau pelaksanaan program penghijauan, pengendalian pencemaran, dan mitigasi bencana alam. |
| Koordinasi Lintas Sektor | Berinteraksi dengan Dinas Pariwisata, Pertanian, serta lembaga non‑pemerintah untuk program bersinergi. |
| Pelaporan & Administrasi | Menyusun laporan periodik kepada Bupati dan BKPSDM, termasuk audit internal. |
Dampak dan Implikasi Bagi Masyarakat Bondowoso
Penunjukan Zola dipandang sebagai peluang untuk memperkuat sinergi antara sektor pariwisata dan lingkungan. Berikut beberapa implikasi yang diharapkan:
- Peningkatan Program Penghijauan – Mengingat wilayah Bondowoso rawan erosi, DLH diperkirakan akan mempercepat penanaman pohon di daerah kritis.
- Pengelolaan Sampah Terpadu – Koordinasi dengan Disparbudpora dapat menghasilkan program edukasi wisata bersih yang melibatkan pelaku UMKM.
- Pengawasan Kebakaran Hutan – Pengalaman Zola dalam pengelolaan acara massal di Disparbudpora dapat meningkatkan respons cepat terhadap kebakaran.
- Transparansi Administratif – Pelantikan resmi memberi kepastian hukum, sehingga proses perizinan lingkungan menjadi lebih terstruktur.
Tantangan yang Dihadapi Sekretaris Baru
Walaupun ada optimisme, Zola akan menghadapi beberapa tantangan signifikan:
- Menyeimbangkan kepentingan ekonomi (pertanian, pertambangan) dengan konservasi alam.
- Menangani data kualitas udara dan air yang masih terbatas di daerah pedesaan.
- Memberdayakan masyarakat lokal untuk berpartisipasi dalam program pengelolaan sampah.
- Menjalin kerja sama dengan provinsi dan lembaga nasional untuk mendapatkan dana hibah.
Harapan Pemerintah Kabupaten
BKPSDM dan Bupati Bondowoso berharap pelantikan ini menandai era baru dalam tata kelola lingkungan yang lebih profesional dan berbasis data. Dengan mengintegrasikan pengalaman lintas bidang, diharapkan DLH dapat menghasilkan kebijakan yang tidak hanya menanggulangi masalah lingkungan, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Seiring dengan selesainya rangkaian pelantikan 41 pejabat administrator dan pengawas, Pemerintah Kabupaten Bondowoso kini memiliki struktur kepengurusan yang lengkap. Langkah selanjutnya adalah implementasi program-program prioritas yang telah dirumuskan dalam Rencana Aksi Lingkungan Daerah (RALD) 2026‑2030.
Dengan legitimasi resmi yang kini dimiliki Andrie Antonio Zola, Bondowoso berada pada posisi yang lebih kuat untuk menghadapi tantangan perubahan iklim, melindungi sumber daya alam, dan meningkatkan kualitas hidup warga. Pelantikan ini bukan sekadar formalitas, melainkan fondasi bagi kebijakan lingkungan yang lebih responsif dan berkelanjutan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.













