Hari Bhakti Adhyaksa ke-66, Kajari Pagaralam Pertegas Komitmen Penegakan Hukum Berintegritas

Hari Bhakti Adhyaksa ke-66, Kajari Pagaralam Pertegas Komitmen Penegakan Hukum Berintegritas

Plat Merah – Pagaralam, Sumsel—Pada Rabu, 23 Juli 2026, Kejaksaan Negeri (Kejari) Pagaralam memperingati Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-66. Lebih dari sekadar seremonial, peringatan ini dijadikan panggung strategis untuk menegaskan kembali tekad institusi dalam menegakkan hukum yang berintegritas, profesional, humanis, dan berkeadilan. Kepala Kejaksaan Negeri Pagaralam, Dr. Ira Febrina, SH, M.Si., menegaskan bahwa HBA harus menjadi “energi baru” bagi seluruh jajaran Kejari, menginspirasi pelayanan hukum yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Latar Belakang Hari Bhakti Adhyaksa

Hari Bhakti Adhyaksa diperingati setiap 22 Juli sebagai momentum apresiasi terhadap dedikasi para Jaksa di seluruh Indonesia. Sejak pertama kali dirayakan pada tahun 1960, peringatan ini telah menjadi barometer kualitas pelayanan publik di sektor peradilan. Pada edisi ke-66, tema nasional “BerAKHLAK, Berinovasi, Berdedikasi untuk Negeri” dipilih untuk menanggapi tantangan era digital, meningkatnya harapan publik, serta agenda pembangunan Indonesia Emas 2045.

Komitmen Kajari Pagaralam

Dr. Ira Febrina dalam unggahan resmi Kejari Pagaralam menekankan tiga pilar utama:

  • Integritas: Menjaga transparansi dalam setiap proses penanganan perkara, mulai dari penyelidikan hingga putusan.
  • Inovasi: Memanfaatkan teknologi informasi untuk mempercepat alur kerja, misalnya sistem e‑kasus terintegrasi.
  • Dedikasi: Menyelaraskan layanan dengan nilai‑nilai kemanusiaan, memastikan korban dan saksi merasakan keadilan yang sesungguhnya.

Ketiga pilar tersebut dijadikan landasan dalam menyusun rencana kerja tahunan Kejari Pagaralam, yang sekaligus menjadi acuan penilaian kinerja unit-unit kerja.

Data Historis Tema HBA di Kajari Pagaralam

TahunTema
2024Berintegritas, Bersinergi, Berkeadilan
2025BerAKHLAK, Berinovasi, Berdedikasi
2026BerAKHLAK, Berinovasi, Berdedikasi untuk Negeri

Kronologi Acara Hari Bhakti Adhyaksa ke-66 di Pagaralam

  1. 08.00 – Upacara pembukaan di Balai Kejaksaan, dipimpin oleh Dr. Ira Febrina.
  2. 08.30 – Penyampaian pidato utama tentang pentingnya integritas dalam penegakan hukum.
  3. 09.15 – Presentasi inovasi teknologi e‑kasus dan aplikasi mobile layanan publik.
  4. 10.00 – Sesi dialog terbuka dengan perwakilan masyarakat, LSM, dan akademisi.
  5. 11.00 – Penandatanganan nota kesepahaman dengan Dinas Sosial dan Kepolisian daerah.
  6. 12.00 – Penutup dan ramah tamah.

Dampak dan Implikasi bagi Berbagai Pemangku Kepentingan

Masyarakat

Komitmen integritas dan inovasi diharapkan meningkatkan kepercayaan publik, khususnya pada kelompok rentan yang sering menjadi korban pelanggaran hukum. Akses layanan melalui aplikasi mobile memungkinkan pelaporan anonim, memperluas jangkauan ke daerah terpencil.

Pemerintah Daerah

Sinergi antara Kejari, Dinas Sosial, dan Kepolisian membuka ruang kolaborasi lintas sektor. Nota kesepahaman 2026 mencakup program rehabilitasi bagi pelaku tindak pidana ringan, yang selaras dengan kebijakan pemerintah tentang restorative justice.

Industri Teknologi

Implementasi e‑kasus menstimulasi permintaan solusi IT berbasis keamanan data. Start‑up lokal berpeluang mengembangkan modul analitik prediktif untuk mempercepat deteksi pola kejahatan.

Akademisi dan LSM

Dialog terbuka memberikan data empiris untuk penelitian tentang efektivitas kebijakan hukum. LSM dapat memantau implementasi standar integritas, sekaligus memberi masukan perbaikan prosedur.

Menuju Indonesia Emas 2045

Visi Indonesia Emas 2045 menekankan tata kelola yang bersih, inklusif, dan berkelanjutan. Penegakan hukum yang berintegritas menjadi pilar utama dalam mewujudkan tujuan tersebut. Dr. Ira Febrina menegaskan bahwa Kejari Pagaralam akan terus menyelaraskan programnya dengan agenda nasional, termasuk penguatan lembaga peradilan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pemanfaatan data besar untuk kebijakan yang berbasis bukti.

Dengan semangat “BerAKHLAK, Berinovasi, Berdedikasi untuk Negeri”, Kejari Pagaralam tidak hanya merayakan hari sejarah, tetapi juga menorehkan langkah konkret menuju penegakan hukum yang lebih manusiawi, terpercaya, dan berkeadilan. Momentum ini diharapkan menjadi katalisator perubahan positif bagi seluruh lapisan masyarakat, meneguhkan keyakinan bahwa hukum di Indonesia tidak hanya bersifat normatif, melainkan hidup dalam pelayanan yang nyata.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup